Headline.co.id, Blitar ~ Gempa bumi berkekuatan magnitudo 3.2 mengguncang wilayah Kabupaten Blitar, Jawa Timur, pada Kamis (25/6/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa gempa terjadi sekitar pukul 06:08 WIB dengan pusat gempa terletak di 115 km barat daya Kabupaten Blitar. Gempa ini terjadi pada kedalaman 10 km.
Menurut data BMKG, lokasi gempa berada di koordinat 9.16 Lintang Selatan dan 112.04 Bujur Timur. Meski berkekuatan relatif kecil, gempa ini tetap menjadi perhatian warga setempat. Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan atau korban akibat gempa tersebut.
BMKG terus memantau perkembangan aktivitas seismik di wilayah tersebut dan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. “Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG dan tidak mudah percaya pada informasi yang tidak jelas sumbernya,” tulis BMKG dalam rilis resminya yang disampaikan melalui akun media sosial mereka.
Gempa bumi di Blitar ini menambah daftar aktivitas seismik yang terjadi di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir. BMKG mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi gempa bumi, terutama bagi masyarakat yang tinggal di daerah rawan gempa.
Lokasi dan Kedalaman Gempa
Gempa yang mengguncang Blitar ini berpusat di 115 km barat daya dari Kabupaten Blitar, tepatnya pada koordinat 9.16 Lintang Selatan dan 112.04 Bujur Timur. Kedalaman gempa tercatat 10 km, yang tergolong dangkal dan berpotensi dirasakan lebih kuat di permukaan.
Imbauan BMKG
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada. Mereka juga menekankan pentingnya mendapatkan informasi dari sumber resmi untuk menghindari kepanikan akibat informasi yang tidak akurat. BMKG terus melakukan pemantauan dan akan memberikan informasi terbaru jika ada perkembangan lebih lanjut.
Kesiapsiagaan Masyarakat
Masyarakat di wilayah rawan gempa diharapkan untuk selalu siap menghadapi kemungkinan gempa susulan. BMKG menyarankan agar warga mempersiapkan diri dengan mengetahui jalur evakuasi dan memiliki rencana darurat di rumah masing-masing.
Dengan kejadian ini, penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan menghadapi bencana alam, khususnya gempa bumi, yang dapat terjadi sewaktu-waktu.























