Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Pemerintah

Pascagempa Sigi, 24 Titik Longsor Ditemukan, Empat Berpotensi Picu Banjir Bandang

Hendrawan by Hendrawan
4 months ago
in Pemerintah
Reading Time: 8 mins read
416 9
A A
0
Fakta Terbaru Pascagempa Sigi Empat Natural Dam Ditemukan, Ancaman Banjir Bandang Diantisipasi

Fakta Terbaru Pascagempa Sigi Empat Natural Dam Ditemukan, Ancaman Banjir Bandang Diantisipasi

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Highlight Berita Risiko Banjir Bandang di Sigi:

  • BNPB dan BPBD Sulawesi Tengah membuka saluran air pada empat bendungan alami (natural dam) yang terbentuk akibat longsor pascagempa M 6,7 di Kabupaten Sigi.
  • Langkah mitigasi dilakukan untuk mengurangi risiko banjir bandang jika bendungan alami jebol dan melepaskan debit air besar ke wilayah hilir.
  • BNPB mencatat terdapat 24 titik longsor di kawasan perbukitan Sigi setelah gempa yang terjadi pada 16 Juni 2026.
  • Dari 24 titik longsor tersebut, empat lokasi membentuk bendungan alami akibat material tanah, batu, dan vegetasi yang menutup aliran sungai.
  • Tim gabungan telah membuat parit dan saluran air agar genangan tidak berkembang menjadi danau alami yang berpotensi membahayakan masyarakat.
  • BNPB juga mengerahkan alat berat ke sejumlah titik longsor, termasuk di sekitar Desa Lembantongoa, Kecamatan Palolo.
  • Indikasi terbentuknya bendungan alami pertama kali ditemukan oleh Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu melalui pemantauan menggunakan drone.
  • Selain bendungan alami, muncul empat kubangan raksasa di Kecamatan Nokilalaki yang terbentuk akibat pergerakan tanah dan longsor pascagempa.
  • Kondisi tanah yang masih labil meningkatkan potensi aliran air mendadak saat terjadi hujan deras di kawasan hulu.
  • Gempa M 6,7 di Sigi menyebabkan 3 orang meninggal dunia, 126 orang luka-luka, dan 2.528 rumah rusak di sejumlah wilayah Sulawesi Tengah.
  • Sebanyak 8.871 jiwa terdampak, dengan Kabupaten Sigi menjadi daerah yang mengalami dampak paling besar. BMKG mencatat hingga 21 Juni 2026 telah terjadi 1.176 gempa susulan, dengan magnitudo terbesar mencapai 5,3.
  • Pemerintah Kabupaten Sigi menetapkan status tanggap darurat bencana selama 14 hari, berlaku hingga 30 Juni 2026.

PALU – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah melakukan langkah mitigasi untuk menekan risiko banjir bandang pascagempa magnitudo 6,7 yang mengguncang Kabupaten Sigi pada 16 Juni 2026. Upaya tersebut dilakukan dengan membuka saluran air pada empat bendungan alami yang terbentuk akibat longsor di kawasan perbukitan. Penanganan dilakukan setelah ditemukan potensi penumpukan air yang dapat mengancam wilayah hilir apabila bendungan alami tersebut jebol. Langkah ini dilakukan di sejumlah lokasi terdampak, termasuk kawasan sekitar Desa Lembantongoa, Kecamatan Palolo.

Contents

  • 1. Highlight Berita Risiko Banjir Bandang di Sigi:
    • 1.1. Napak Tilas Atambua Angkat Sejarah Pemindahan Pusat Pemerintahan
    • 1.2. Calon Guru Agama Sekolah Rakyat Dites Baca Kitab Suci
  • 2. Ancaman Bendungan Alami Pascagempa
  • 3. Temuan Awal Berasal dari Pemantauan Drone
  • 4. Empat Kubangan Raksasa Jadi Perhatian
  • 5. Dampak Gempa dan Aktivitas Susulan Masih Tinggi

Direktur Dukungan Sumber Daya Darurat BNPB, Agus Riyanto, mengatakan tim gabungan telah bergerak membuat parit atau saluran air untuk mengurangi genangan yang terbentuk di area hulu.

You might also like

Berita Terkini

Napak Tilas Atambua Angkat Sejarah Pemindahan Pusat Pemerintahan

17 October 2026
Calon Guru Agama pada Sekolah Rakyat akan Dites Kemampuan Baca Kitab Suci

Calon Guru Agama Sekolah Rakyat Dites Baca Kitab Suci

17 October 2026

“Kemarin terkait temuan lubang-lubang air tampungan di atas (natural dam), tim sudah mulai bergerak membuat parit atau saluran agar air tidak menampung di atas,” kata Agus di Kantor BPBD Sulawesi Tengah, Jalan MT Haryono, Kelurahan Besusu Tengah, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Senin (22/6/2026).

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mitigasi setelah BNPB mencatat sedikitnya 24 titik longsor pascagempa di kawasan perbukitan Kabupaten Sigi. Dari jumlah tersebut, empat titik membentuk bendungan alami akibat material tanah, batu, dan vegetasi yang menutup aliran air.

Ancaman Bendungan Alami Pascagempa

Menurut Agus, fenomena bendungan alami merupakan salah satu dampak ikutan yang kerap muncul setelah gempa bumi. Material longsoran yang menutup aliran sungai atau mata air berpotensi membentuk genangan besar apabila tidak segera ditangani.

“Jadi, 24 titik itu, biasanya setelah gempa ada efek ikutannya, salah satunya longsoran pohon dan material lainnya yang menutupi aliran sungai di hulu atau mata air yang lambat laun akan menjadi danau alami kalau tidak segera diatasi,” ujarnya.

Ia menegaskan kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko banjir bandang apabila debit air terus bertambah dan bendungan alami tidak mampu menahan tekanan air.

Sebagai langkah penanganan, BNPB juga telah mengerahkan alat berat ke sejumlah titik longsor yang berada dekat dengan episentrum gempa. Salah satu lokasi yang menjadi perhatian berada di Desa Lembantongoa, Kecamatan Palolo.

“Dari BPBD Provinsi, kami melihat sendiri dampak longsoran di bukit-bukit sekitar Desa Lembantongoa. Kami juga sudah menerjunkan alat berat. Intinya, sampai saat ini kondisi semakin baik, tetapi tidak menutup kemungkinan jika ada temuan lain, kami langsung tindak lanjuti,” kata Agus.

Temuan Awal Berasal dari Pemantauan Drone

Indikasi terbentuknya bendungan alami pertama kali ditemukan oleh Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu melalui pemantauan udara menggunakan drone. Temuan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh BNPB dan BPBD dengan melakukan kajian lapangan serta upaya pengaliran kembali air secara alami.

Agus menjelaskan bahwa penanganan dilakukan bukan dengan menghilangkan aliran sungai, melainkan mengurai sumbatan agar aliran kembali normal.

“Alhamdulillah, sejak awal Balai Nasional Lore Lindu menemukan indikasi bibit danau alami melalui drone. Karena itu, kita antisipasi dengan mengalirkan air secara alami untuk mencegah sumbatan dengan membuat parit. Jadi, kita tidak menghilangkan aliran sungai itu karena memang aliran alami, tetapi kita urai agar mengalir seperti biasanya,” ujarnya.

BNPB juga mencontohkan kasus Bendung Wai Ela di Maluku yang terbentuk akibat bendungan alami dan pernah menimbulkan ancaman banjir bandang ketika volume air terus meningkat.

Empat Kubangan Raksasa Jadi Perhatian

Selain bendungan alami, BNPB juga menaruh perhatian terhadap kemunculan empat kubangan raksasa di Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi. Kubangan tersebut terbentuk akibat pergerakan tanah dan longsor di kawasan hulu sungai yang sebagian berada di wilayah Taman Nasional Lore Lindu.

Keberadaan kubangan itu dinilai berpotensi meningkatkan risiko banjir bandang, terutama apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi di kawasan hulu yang tanahnya masih labil pascagempa.

Penanganan dilakukan dengan mempertimbangkan aspek mitigasi bencana sekaligus menjaga kelestarian kawasan konservasi. Pemerintah Kabupaten Sigi bersama instansi terkait juga melakukan kajian lapangan dan koordinasi untuk mengantisipasi dampak lanjutan, termasuk kemungkinan gangguan terhadap sumber air bersih masyarakat.

Dampak Gempa dan Aktivitas Susulan Masih Tinggi

Gempa tektonik dangkal berkekuatan M 6,7 yang terjadi pada 16 Juni 2026 menyebabkan kerusakan luas di sejumlah wilayah Sulawesi Tengah.

Berdasarkan data BPBD Sulawesi Tengah per 21 Juni 2026 pukul 10.00 Wita, bencana tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia, 109 orang mengalami luka ringan, dan 17 orang mengalami luka berat.

Selain korban jiwa, sebanyak 2.528 unit rumah mengalami kerusakan, terdiri dari 2.335 unit di Kabupaten Sigi, 88 unit di Kota Palu, 87 unit di Kabupaten Parigi Moutong, dan 18 unit di Kabupaten Poso.

Jumlah warga terdampak mencapai 2.884 kepala keluarga (KK) atau 8.871 jiwa. Kabupaten Sigi menjadi wilayah dengan dampak terbesar, yakni 2.775 KK atau 8.586 jiwa.

Di tengah proses pemulihan, aktivitas kegempaan masih berlangsung. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat hingga 21 Juni 2026 telah terjadi 1.176 kali gempa susulan. Magnitudo terbesar mencapai 5,3 dan sekitar 49 kali guncangan dilaporkan dirasakan langsung oleh masyarakat.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Sigi masih memberlakukan status tanggap darurat bencana selama 14 hari, terhitung sejak 17 hingga 30 Juni 2026, sembari melanjutkan pemantauan dan mitigasi terhadap potensi bencana susulan, termasuk risiko banjir bandang di kawasan hulu sungai.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: Bendungan AlamiBerita SigiBNPBRisiko Banjir Bandang

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Hendrawan

Hendrawan

Related Stories

Berita Terkini

Napak Tilas Atambua Angkat Sejarah Pemindahan Pusat Pemerintahan

by Dani
17 October 2026
0

Headline.co.id, Belu ~ Pemerintah Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), menggelar napak tilas massal untuk mengangkat kembali sejarah perpindahan pusat...

Calon Guru Agama pada Sekolah Rakyat akan Dites Kemampuan Baca Kitab Suci

Calon Guru Agama Sekolah Rakyat Dites Baca Kitab Suci

by Saddam
17 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Agama bersama Kementerian Sosial menyiapkan wawancara dalam seleksi calon guru agama pada Sekolah Rakyat. Dalam tahapan...

Berita Terkini

BPSMB Gorontalo dan SPPG Kerja Sama Uji Mutu Beras

by Dani
17 October 2026
0

Headline.co.id, Gorontalo ~ Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang (BPSMB) Provinsi Gorontalo meluncurkan program kolaborasi layanan pengujian mutu komoditas beras...

Soal Halal-Haram Aset Kripto, Kemenag: Rujukan Utama Tetap Fatwa MUI

Aset Kripto Haram sebagai Mata Uang, Ini Rujukan Fatwa MUI

by Saddam
17 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa penetapan status halal dan haram aset kripto tetap merujuk pada fatwa...

Berita Terkini

OTT KPK di Klaten, 20 Orang Diamankan Termasuk Bupati

by Eko
17 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan 20 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah,...

Berita Terkini

KPK dan Imigrasi Pulangkan WN Thailand Tersangkut Red Notice

by Eko
16 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Direktorat Jenderal Imigrasi memfasilitasi pemulangan warga negara Thailand, Poawpadet Vorabutr (PV), yang...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Viral! Reporter TV One Pakai Masker Gas Beracun? Begini Penjelasannya

4 March 2020
Petugas mengevakuasi jenazah korban kecelakaan lift barang di Toko Cat Klitren, Gondokusuman, Yogyakarta

Penjaga Toko Cat di Yogyakarta Tewas Terjepit Lift Barang, Polisi Lakukan Penyelidikan

7 October 2024
Pemko Pekanbaru Ajak UMKM Bentuk Koperasi untuk Kekuatan Hukum

Pemko Pekanbaru Ajak UMKM Bentuk Koperasi untuk Kekuatan Hukum

18 July 2026
Kapolda Sumsel Dorong Peningkatan Profesionalisme dan Akuntabilitas

Kapolda Sumsel Dorong Peningkatan Profesionalisme dan Akuntabilitas

1 April 2026
Obelix Hills Jadi Wisata Jogja Favorit, Ini Daya Tarik Sunset dan Wahana yang Wajib Dicoba

Obelix Hills Yogyakarta: Wisata Jogja dengan Sunset Spektakuler, 30 Spot Foto, Harga Tiket, Lokasi, dan Aktivitas Seru

1 July 2026
Satuan Brimob Polda Babel Cepat Tanggap Bantu Korban Banjir di Bangka

Satuan Brimob Polda Babel Cepat Tanggap Bantu Korban Banjir di Bangka

12 January 2026
Lazio Melaju ke Final Coppa Italia Setelah Menang Adu Penalti Melawan Atalanta

Lazio Melaju ke Final Coppa Italia Setelah Menang Adu Penalti Melawan Atalanta

25 April 2026

Artikel Terbaru

Berita Terkini

Kebakaran Bromo Tewaskan Empat Petugas dan Relawan

17 October 2026
Berita Terkini

Napak Tilas Atambua Angkat Sejarah Pemindahan Pusat Pemerintahan

17 October 2026
Pelajar Jadi Korban Perampasan Bersenjata di Bekasi, Polisi Amankan 4 Orang

Perampasan Bersenjata di Bekasi, Polisi Amankan 4 Orang

17 October 2026
Calon Guru Agama pada Sekolah Rakyat akan Dites Kemampuan Baca Kitab Suci

Calon Guru Agama Sekolah Rakyat Dites Baca Kitab Suci

17 October 2026
Bidik Hasil Maksimal, PSS U16 Siap Tampil Optimal

PSS U16 Hadapi PSM Makassar, Bidik Puncak Klasemen EPA

17 October 2026
Berita Terkini

BPSMB Gorontalo dan SPPG Kerja Sama Uji Mutu Beras

17 October 2026
Berita Terkini

Wamenkomdigi Dorong Adopsi Teknologi Digital untuk Program MBG

17 October 2026

Popular Story

Kapolri dan Jaksa Agung Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Kasus Karhutla Jadi Sorotan
Nasional

Sinergi Penegakan Hukum Polri-Kejagung Soroti Kasus Karhutla

by Dwina
15 October 2026
0

Headline.co.id ~ Polri dan Kejaksaan Agung memperkuat sinergi penegakan hukum dalam penanganan...

Read moreDetails

Pendidikan Kader Ulama Bireuen Hadapi Tantangan Zaman

Polisi Ungkap BBM Subsidi Rp100 Ribu per 1,5 Liter di Bali

DLHK Pekanbaru Intensifkan Razia Sampah di Wilayah Perbatasan

Sanksi Hakim MNH: Nonpalu Setahun karena Nikah Siri

Hadapi PSS, Persebaya Siapkan Antisipasi Umpan Silang dan Kecepatan

Polres Purwakarta Salurkan Air Bersih ke SDN 2 Cicadas

Bahasa Agama Dinilai Jadi Pengawas Batin Kelestarian Alam

Plastik Berkode Jadi Petunjuk Jaringan Narkoba Internasional

Menag Terapkan Talent Pool untuk Promosi Jabatan di Kemenag

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.