Headline.co.id, Jakarta ~ Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa kualitas sumber daya manusia (SDM) yang sehat dan cerdas adalah faktor utama dalam mencapai status negara berpendapatan tinggi. Hal ini disampaikan dalam peluncuran Lancet Regional Health – Western Pacific Commission di Jakarta, Senin (22/6/2026). Menurut Budi, indikator utama untuk mengukur status tersebut adalah Pendapatan Nasional Bruto (PNB) atau Gross National Income (GNI) per kapita, yang mencerminkan pendapatan rata-rata setiap penduduk.
Budi menekankan bahwa pembangunan manusia harus menjadi prioritas utama. “Masyarakat yang sehat dan cerdas memiliki produktivitas lebih tinggi sehingga mampu meningkatkan pendapatan per kapita nasional,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa pembangunan kesehatan memainkan peran mendasar, dimulai bahkan sebelum kelahiran seseorang, mencakup kesehatan calon ibu, masa kehamilan, kelahiran, hingga pendampingan kesehatan sepanjang siklus kehidupan.
Pentingnya Pembangunan Kesehatan
Menkes menyoroti bahwa sektor kesehatan bertanggung jawab memastikan setiap anak lahir sehat, sehingga mampu belajar, tumbuh, dan menjadi individu produktif. “Sektor pendidikan baru berperan ketika anak memasuki usia sekolah,” katanya. Seluruh kebijakan kesehatan nasional telah diselaraskan dengan target pembangunan jangka panjang Indonesia menuju 2045.
Target Pembangunan Jangka Panjang
Dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN), pemerintah menetapkan sejumlah indikator strategis sektor kesehatan. Salah satunya adalah meningkatkan angka harapan hidup masyarakat Indonesia dari sekitar 72 tahun menjadi 76 tahun pada 2029. Selain itu, pemerintah juga menargetkan peningkatan Healthy Adjusted Life Expectancy (HALE) dari sekitar 60 tahun menjadi 65 tahun. Indikator ini mengukur lamanya masyarakat dapat menjalani kehidupan dalam kondisi sehat dan produktif tanpa dibatasi penyakit atau disabilitas.
Budi menambahkan bahwa keberhasilan pembangunan kesehatan tidak hanya diukur dari bertambahnya usia harapan hidup, tetapi juga dari semakin panjangnya masa hidup masyarakat dalam keadaan sehat. “Ini penting agar masyarakat tetap mampu berkarya dan berkontribusi bagi pembangunan nasional,” pungkasnya.





















