Highlight Berita Demo Mahasiswa UMY di Titik Nol Jogja:
Headline.co.id, Yogyakarta ~ Demo mahasiswa yang digelar Aliansi UMY Bergerak di kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta berlangsung tertib, aman, dan damai pada Rabu (17/6/2026). Aksi yang menjadi bagian dari gelombang Demo Jogja tersebut membawa delapan tuntutan kepada pemerintah Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Menanggapi dinamika yang muncul selama aksi, Polda DIY memberikan klarifikasi terkait video viral yang memperlihatkan ketegangan antara peserta aksi dan seorang pria yang berada di lokasi demonstrasi.
Gelombang Demo Mahasiswa sebelumnya juga terjadi di sejumlah daerah di Indonesia. Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menggelar aksi di sekitar Bundaran Hotel Indonesia pada 12 Juni 2026, disusul Serikat Mahasiswa UGM di kawasan Gejayan, Yogyakarta, pada 13 Juni 2026, serta mahasiswa Universitas Bung Karno di Jakarta Pusat pada 15 Juni 2026.
Di Yogyakarta, aksi yang digelar Aliansi UMY Bergerak menjadi salah satu rangkaian demonstrasi yang menyuarakan kritik terhadap sejumlah kebijakan pemerintah. Massa mahasiswa berkumpul di Titik Nol Kilometer untuk menyampaikan aspirasi dan tuntutan mereka secara terbuka.
Delapan Tuntutan Aliansi UMY Bergerak
Dalam aksi tersebut, Aliansi UMY Bergerak menyampaikan delapan tuntutan kepada pemerintah. Tuntutan tersebut mencakup penghentian berbagai kebijakan yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat, penurunan harga bahan bakar minyak dan kebutuhan pokok, penghentian penempatan perwira militer maupun kepolisian pada jabatan sipil strategis, hingga desakan agar pemerintah lebih memprioritaskan sektor pendidikan dan kesehatan.
Selain itu, mahasiswa juga menyuarakan tuntutan terkait penghentian kriminalisasi terhadap aktivis dan masyarakat sipil, reforma agraria, serta evaluasi terhadap sejumlah program nasional yang dianggap merugikan rakyat.
Salah satu poin yang menjadi sorotan adalah tuntutan kepada Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk mengakui kesalahan atas kebijakan yang dinilai merugikan masyarakat atau mengundurkan diri dari jabatannya.
Polda DIY Apresiasi Aksi yang Berlangsung Tertib
Menanggapi pelaksanaan aksi tersebut, Polda DIY menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta demonstrasi karena mampu menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.
Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol. Ihsan, S.I.K., C.P.H.R., mengatakan pihaknya menghormati penyampaian aspirasi yang dilakukan mahasiswa selama berjalan sesuai ketentuan dan berlangsung damai.
“Polda DIY menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi UMY Bergerak atas pelaksanaan aksi penyampaian aspirasi di kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta yang berlangsung tertib, aman, dan damai,” kata Kombes Pol. Ihsan dalam keterangannya yang diterima Headline.co.id, Kamis (18/6/2026).
Menurutnya, situasi selama aksi secara umum dapat dikendalikan dengan baik sehingga peserta dapat menyampaikan aspirasi tanpa gangguan berarti.
Klarifikasi Video Viral Saat Aksi Demonstrasi
Polda DIY juga memberikan penjelasan terkait video yang beredar luas di media sosial dan menampilkan ketegangan antara peserta aksi dengan seorang pria di lokasi demonstrasi.
Kombes Pol. Ihsan menegaskan bahwa pria yang terekam dalam video tersebut merupakan anggota resmi Polda DIY yang sedang menjalankan tugas pengamanan berdasarkan surat perintah resmi.
“Pria dalam video tersebut adalah benar anggota Polda DIY dan merupakan petugas resmi yang terlibat dalam Surat Perintah Pelayanan Penyampaian Pendapat di Muka Umum yang dilaksanakan hari ini di Titik Nol,” ujar Kombes Pol. Ihsan di Mapolresta Yogyakarta.
Ia menjelaskan, keberadaan anggota tersebut semata-mata untuk memastikan keamanan jalannya aksi serta keselamatan seluruh peserta demonstrasi.
“Fokus utama petugas di lapangan adalah memastikan seluruh peserta aksi dapat menyampaikan aspirasi secara aman dan kembali ke kampus masing-masing dengan selamat,” katanya.
Miskomunikasi Diselesaikan Secara Humanis
Terkait kesalahpahaman yang sempat terjadi di lapangan, Polda DIY menyebut persoalan tersebut telah diselesaikan melalui komunikasi dan koordinasi yang baik dengan pihak rektorat maupun perwakilan mahasiswa.
Selain itu, anggota yang menjadi sorotan dalam video tersebut telah ditarik kembali ke Markas Polda DIY.
Polda DIY memastikan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di Yogyakarta setelah aksi berlangsung tetap kondusif. Kepolisian juga menegaskan komitmennya untuk terus menjaga komunikasi yang baik dengan kalangan mahasiswa sebagai mitra strategis dalam menjaga iklim demokrasi yang sehat di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Dengan berakhirnya aksi secara damai, demonstrasi yang digelar Aliansi UMY Bergerak menjadi salah satu rangkaian Demo Mahasiswa yang berlangsung di berbagai daerah dengan tetap mengedepankan penyampaian aspirasi secara terbuka dan tertib sesuai ketentuan yang berlaku.























