Headline.co.id, Padang ~ Menjelang dimulainya tahun ajaran baru, Pasar Raya Fase VII di Padang mengalami peningkatan aktivitas ekonomi yang signifikan. Pasar ini menjadi salah satu lokasi favorit bagi warga untuk berbelanja perlengkapan sekolah, berkat kondisi gedung yang lebih tertata, bersih, dan nyaman.
Revitalisasi pasar yang dilakukan sebelumnya mulai menunjukkan hasil dengan meningkatnya kunjungan masyarakat. Pasar ini tidak hanya menawarkan harga yang terjangkau, tetapi juga memberikan pengalaman berbelanja yang aman bagi keluarga. Siska, seorang pengunjung, mengungkapkan bahwa ia sengaja datang bersama anaknya untuk membeli sepatu sekolah. “Kita berbelanja di sini, tempatnya sangat aman, nyaman, dan harganya murah-murah, terjangkau,” ujarnya pada Sabtu (13/6/2026).
Pendapat serupa disampaikan oleh Nenni, warga Lubuk Buaya, yang menilai kelengkapan barang dan harga menjadi daya tarik utama pasar tersebut. “Bagus, bersih. Harga terjangkau. Untuk kebutuhan sekolah juga lengkap,” katanya.
Para pedagang di Lantai I Fase VII menyambut antusias ramainya pengunjung. Dira, pemilik toko Sinar Busana, merasakan peningkatan aktivitas jual beli seiring tingginya kebutuhan perlengkapan sekolah. Musim belanja sekolah ini menjadi periode penting bagi pedagang, terutama penjual seragam, sepatu, tas, dan alat tulis. Peningkatan transaksi ini juga menjadi indikator pulihnya daya beli masyarakat di pusat perdagangan tradisional.
Pemerintah Kota Padang terus mengoptimalkan pengelolaan Pasar Raya Fase VII agar semakin menarik bagi masyarakat. Kepala UPTD Pasar Raya Padang, Muhammad Faisal, menjelaskan bahwa penataan pedagang kaki lima (PKL) dan toko terus dilakukan sejak 2025. Saat ini, sekitar 620 PKL telah ditempatkan di area basemen dan lapangan, sementara 70 petak lainnya berada di selasar pasar. Penataan ini bertujuan untuk menciptakan arus pengunjung yang lebih tertib dan meningkatkan kenyamanan berbelanja. “Kondisi sekarang, untuk petak toko di Lantai I sudah 90 persen terisi penuh,” ungkap Faisal.
Dari sisi operasional, kebersihan pasar dikelola oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang, sementara aspek keamanan diperkuat oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kota Padang. Kombinasi ini menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan pengunjung.
Ke depan, Pemko Padang menargetkan Fase VII tidak hanya berfungsi sebagai pusat perdagangan, tetapi juga berkembang menjadi ruang publik yang lebih atraktif. Menurut Faisal, berbagai program hiburan hingga kolaborasi dengan tenant kuliner ternama tengah disiapkan untuk meningkatkan daya tarik kawasan. “Ke depan, pasar ini tidak sekadar tempat berbelanja saja. Kami berharap pasar ini juga bisa menjadi tempat wisata yang tetap memiliki kekuatan perdagangan,” katanya.
Transformasi Pasar Raya Fase VII menunjukkan wajah baru pasar tradisional di Kota Padang. Dengan fasilitas yang semakin modern dan pengelolaan yang lebih profesional, pasar rakyat kini tidak hanya menjadi pusat transaksi ekonomi, tetapi juga ruang sosial yang relevan dengan kebutuhan masyarakat urban masa kini.























