Headline.co.id, Sanggau ~ Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, menekankan pentingnya kewaspadaan dini dalam mencegah konflik sosial di Kabupaten Sanggau. Daerah ini dikenal dengan keberagaman suku, agama, dan budaya yang menjadi kekuatan sekaligus potensi gesekan sosial jika tidak dikelola dengan baik. Hal ini disampaikan Susana saat membuka Rapat Koordinasi Kewaspadaan Dini dan Penanganan Konflik Kabupaten Sanggau 2025 di Ruang Rapat Daranante, Kantor Bupati Sanggau, pada Rabu (19/11/2025).
Rapat tersebut merupakan agenda strategis untuk memperkuat kerukunan dan mengantisipasi potensi konflik di daerah. Hadir sebagai narasumber dalam acara ini adalah Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kalimantan Barat, Manto; perwakilan Kepala Badan Intelijen Negara Daerah Kalimantan Barat, Kasub Koordinasi Operasi Intelijen Fao Fauzan, S.In.; serta Kapolres Sanggau yang diwakili Kasubbag Dalops AKP Sukiswandi.
Wabup Susana menyoroti peran penting Pemerintah Daerah melalui Tim Kewaspadaan Dini dan Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial. Tim ini diharapkan menjadi garda terdepan dalam pencegahan, penghentian, dan pemulihan pascakonflik. Susana menjelaskan tiga pilar utama dalam penanganan konflik, yaitu pencegahan, penghentian, dan pemulihan.
Pada tahap pencegahan, deteksi dini terhadap potensi konflik seperti isu SARA, sengketa sumber daya, dan kesenjangan sosial harus diperkuat. Pemerintah daerah didorong untuk membangun komunikasi aktif dengan tokoh masyarakat, agama, adat, pemuda, dan seluruh unsur sosial. Dalam tahap penghentian, jika konflik terjadi, Tim Terpadu harus bergerak cepat dan terkoordinasi tanpa tumpang tindih kewenangan, dengan sinergi pemerintah daerah, Kepolisian, TNI, dan lembaga terkait. Sedangkan pada tahap pemulihan, pemulihan sosial, psikologis, dan fisik masyarakat terdampak harus dilakukan secara menyeluruh, termasuk memfasilitasi rekonsiliasi dan pemulihan trauma.
Susana menegaskan bahwa langkah-langkah tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Sanggau, yaitu “Mewujudkan Sanggau Maju Berkelanjutan dan Berkeadilan,” khususnya dalam meningkatkan harmonisasi dan toleransi antarumat beragama. Ia berharap melalui rapat koordinasi ini, terbangun komitmen yang lebih kuat antarlembaga serta peningkatan kapasitas Tim Terpadu dalam mengantisipasi dan menangani potensi konflik. Susana juga mengajak seluruh peserta untuk memperkuat sinergi demi menjadikan Sanggau sebagai daerah yang maju secara ekonomi, sekaligus tangguh dan harmonis secara sosial.
Di akhir acara, Susana memberikan apresiasi kepada narasumber, panitia, dan seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan berkontribusi dalam kegiatan tersebut. (Mc.Sanggau/Penulis: Irvan | Editor: E.A. Lusy/Eyv)



















