Headline.co.id, Putussibau ~ Peningkatan akses transportasi di Kecamatan Pengkadan dan Boyan Tanjung kini semakin optimal setelah Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu meresmikan jalan Buak Mau–Riam Mengelai yang telah diaspal. Proyek ini merupakan bagian dari Program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) yang bertujuan memperkuat konektivitas antarwilayah dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, meresmikan jalan tersebut di Dusun Buak Mau, Desa Buak Limbang, pada Jumat (5/6/2026). Acara ini dihadiri oleh anggota DPRD Kabupaten Kapuas Hulu, kepala perangkat daerah, camat, unsur Forkopimcam, kepala desa, serta tokoh masyarakat setempat. Dalam sambutannya, Fransiskus menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur jalan sebagai prioritas pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Fransiskus Diaan menyatakan bahwa peningkatan jalan Buak Mau–Riam Mengelai adalah bukti nyata kehadiran pemerintah dalam menyediakan akses transportasi yang layak bagi masyarakat pedesaan. Infrastruktur yang baik diharapkan dapat memperlancar pelayanan publik, mendukung aktivitas pemerintahan, meningkatkan mobilitas warga, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. “Pembangunan jalan ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar akses antarwilayah dan mendukung aktivitas ekonomi warga,” ujarnya.
Bupati Kapuas Hulu juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Pusat, khususnya Kementerian Pekerjaan Umum dan Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, dalam pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kapuas Hulu. Melalui Program Inpres Jalan Daerah, Kapuas Hulu mendapatkan alokasi pembangunan yang meningkat setiap tahun. Pada 2023 terdapat empat ruas jalan yang didanai, meningkat menjadi lima ruas pada 2024, dan bertambah menjadi delapan ruas pada 2026 dengan total investasi sekitar Rp164 miliar.
Salah satu proyek yang telah selesai adalah ruas jalan Buak Mau–Riam Mengelai sepanjang 3,714 kilometer, yang kini telah diaspal dengan nilai kontrak mencapai Rp21,2 miliar. Ruas jalan ini dinilai strategis karena menjadi jalur penghubung utama masyarakat di Kecamatan Pengkadan dan Boyan Tanjung. Selain memperlancar akses transportasi, pembangunan jalan juga diharapkan dapat menurunkan biaya distribusi barang dan jasa serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat.
Selain jalan Buak Mau–Riam Mengelai, Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu juga menyelesaikan proyek jalan lainnya pada 2026, termasuk ruas Simpang Senara–Simpang Sekubah dan ruas Menendang–Nanga Temenang. Fransiskus berharap seluruh infrastruktur yang telah dibangun dapat dijaga dan dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Ia menegaskan bahwa pembangunan jalan bukan hanya untuk memperlancar mobilitas, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam mendorong kemajuan daerah. “Dengan akses yang semakin baik, kita berharap aktivitas ekonomi masyarakat semakin berkembang, pelayanan publik semakin optimal, dan kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat,” pungkasnya.





















