Headline.co.id, Jambi ~ Pemerintah Kota Jambi meluncurkan Program Jambi Berkilau Haji dan mengukuhkan Majelis Bahagia Bersholawat tingkat kecamatan sebagai upaya memperkuat pembangunan berbasis nilai keagamaan. Peluncuran program ini dilakukan oleh Wali Kota Jambi, Maulana, di Lapangan Utama Kantor Wali Kota Jambi pada Senin (8/6/2026), bekerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI). Acara ini juga diisi dengan Tabligh Akbar yang menghadirkan Ustaz Hilman Fauzi dan dihadiri oleh ribuan warga dari berbagai wilayah di Kota Jambi.
Peluncuran program ini ditandai dengan pemukulan beduk dan penandatanganan nota kesepahaman Pemerintah Kota Jambi dan Bank Syariah Indonesia. Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan syariah dan mendorong perencanaan ibadah haji yang lebih terarah bagi masyarakat dan aparatur sipil negara. Wali Kota Jambi, Maulana, menjelaskan bahwa Program Jambi Berkilau Haji lahir dari kesadaran akan pentingnya kesiapan spiritual dan perencanaan matang dalam menunaikan ibadah haji.
Maulana menambahkan bahwa banyak masyarakat yang ingin menunaikan ibadah haji namun belum memulai langkah konkret untuk mempersiapkannya. Program ini hadir sebagai sarana edukasi dan pendampingan agar masyarakat dapat menabung dan merencanakan ibadah haji sejak dini. “Segala sesuatu berawal dari niat. Ketika seseorang sudah memiliki niat yang kuat untuk berhaji, maka langkah berikutnya adalah mempersiapkan diri secara bertahap. Melalui program ini, masyarakat diberikan kemudahan untuk mulai menabung dan merencanakan perjalanan hajinya,” ujar Maulana.
Kolaborasi dengan Bank Syariah Indonesia dianggap penting karena memberikan akses yang lebih luas kepada masyarakat terhadap layanan tabungan haji dan edukasi keuangan syariah. Selain peluncuran program haji, Pemerintah Kota Jambi juga memperkuat gerakan syiar Islam melalui pengukuhan Majelis Bahagia Bersholawat tingkat kecamatan. Setelah sebelumnya terbentuk di tingkat kota, kepengurusan kini diperluas ke seluruh kecamatan dan akan dilanjutkan hingga tingkat kelurahan.
Maulana berharap keberadaan Majelis Bahagia Bersholawat dapat memperkuat ukhuwah Islamiah dan menumbuhkan kecintaan masyarakat kepada Rasulullah SAW melalui kegiatan keagamaan yang berkelanjutan. “Kota Jambi memiliki 11 kecamatan dan 68 kelurahan. Kami berharap ke depan kegiatan bersholawat dapat hidup di seluruh wilayah sehingga nilai-nilai keislaman semakin mengakar di tengah masyarakat,” katanya.
Dukungan terhadap program ini juga datang dari Bank Syariah Indonesia. Ida Triana Widowati, Senior Executive Vice President Funding and Transaction BSI, menjelaskan bahwa Program Jambi Berkilau Haji merupakan bagian dari gerakan nasional Indonesia Berhaji yang telah dilaksanakan di puluhan daerah di Indonesia. Kota Jambi menjadi daerah ke-39 yang bergabung dalam program tersebut, dengan hampir 20 ribu calon jemaah haji asal Kota Jambi yang telah terdaftar, sebagian besar menggunakan layanan perbankan syariah.
“Program ini bertujuan membangun kesadaran bahwa perjalanan menuju Baitullah dimulai dari niat dan perencanaan yang baik. Karena itu, kami ingin membantu masyarakat menyiapkan ibadah hajinya sejak dini,” ujarnya. Dalam kesempatan yang sama, para pengurus Majelis Bahagia Bersholawat dari 11 kecamatan resmi dikukuhkan untuk masa bakti 2026–2029. Mereka diharapkan menjadi motor penggerak kegiatan syiar Islam dan pembinaan umat di wilayah masing-masing.
Suasana semakin khidmat ketika Ustaz Hilman Fauzi menyampaikan tausiah di hadapan ribuan jamaah. Dalam ceramahnya, ia mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Jambi yang dinilai mampu menghadirkan program keagamaan yang dekat dengan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, penguatan nilai-nilai spiritual melalui kegiatan bersholawat dan edukasi haji menjadi investasi sosial yang penting dalam membangun masyarakat yang harmonis dan berkarakter.
Peluncuran Program Jambi Berkilau Haji dan penguatan Majelis Bahagia Bersholawat menunjukkan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada aspek fisik dan ekonomi. Lebih dari itu, Pemerintah Kota Jambi berupaya membangun fondasi spiritual masyarakat melalui program-program yang mendorong peningkatan kualitas ibadah, literasi keagamaan, serta penguatan nilai-nilai kebersamaan. Dengan sinergi pemerintah, lembaga keuangan syariah, tokoh agama, dan masyarakat, Kota Jambi berharap mampu melahirkan ekosistem sosial yang religius, inklusif, dan penuh keberkahan bagi generasi mendatang.





















