Headline.co.id, Jakarta ~ Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) mengadakan sosialisasi administrasi kependudukan di Ruang Luwa Resto dan Cafe, Kecamatan Kota Tambolaka, pada Jumat (5/6/2026). Acara ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, terutama orang tua dan pelajar, mengenai pentingnya memiliki dokumen kependudukan, khususnya Kartu Identitas Anak (KIA).
Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, dan dihadiri oleh pengurus TP PKK, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), narasumber, serta peserta yang terdiri dari siswa SMP dan SLTA, orang tua, TP PKK tingkat kecamatan, guru, dan perwakilan masyarakat. Sosialisasi ini digalakkan karena administrasi kependudukan merupakan fondasi penting dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik. Data kependudukan yang akurat membantu pemerintah menyusun kebijakan yang tepat sasaran serta menjamin terpenuhinya hak-hak dasar masyarakat, termasuk hak-hak anak.
Rendahnya kesadaran orang tua dan masyarakat tentang pentingnya anak memiliki KIA menjadi alasan utama diadakannya kegiatan ini. Sosialisasi dilakukan melalui pemaparan materi oleh narasumber dan pengurus TP PKK, serta dilanjutkan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten SBD dengan TP PKK SBD sebagai wujud komitmen bersama meningkatkan tertib administrasi.
Sekretaris TP PKK Sumba Barat Daya, Kartu Jack Keremata, menjelaskan bahwa Kartu Identitas Anak (KIA) adalah identitas resmi bagi anak berusia 0 hingga 17 tahun yang belum menikah, diterbitkan oleh Dinas Dukcapil. “KIA berfungsi untuk melindungi data diri anak, mempermudah pengurusan administrasi, serta menjadi syarat mendapatkan berbagai layanan publik seperti kesehatan, pendidikan, perbankan, dan transportasi,” ujarnya.
Bupati SBD, Ratu Ngadu B. Wulla, juga menyampaikan hal serupa. Menurutnya, sosialisasi program KIA harus terus digalakkan oleh pemerintah daerah dan instansi terkait. “Administrasi kependudukan adalah fondasi penting. Forum ini menjadi sarana informasi dan edukasi agar pentingnya dokumen kependudukan semakin luas menjangkau masyarakat hingga ke tingkat desa dan keluarga,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh orang tua agar memastikan putra-putri mereka memiliki dokumen kependudukan yang lengkap, termasuk KIA. Di akhir sambutannya, ia memberikan motivasi kepada siswa-siswi. “Masa depan kalian ditentukan hari ini. Persiapkan diri menjadi orang hebat dengan melakukan hal-hal positif,” pesan Bupati.






















