Headline.co.id, Bantul ~ PSP Padang belum berhasil meraih kemenangan dalam pertandingan kedua Grup H Putaran Nasional Liga 4 Piala Presiden 2026. Meskipun hanya bermain imbang tanpa gol melawan Persenga Nganjuk, peluang tim berjuluk Pandeka Minang untuk melaju ke babak 32 besar masih terbuka lebar. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, pada Selasa (2/6/2026), berlangsung ketat sejak menit awal. Kedua tim saling menekan dan menciptakan sejumlah peluang, namun hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol yang tercipta.
Hasil imbang ini membuat persaingan di Grup H semakin terbuka. Semua tim dalam grup masih memiliki kesempatan untuk mengamankan tiket ke fase berikutnya, sehingga pertandingan terakhir akan menjadi penentu nasib masing-masing kesebelasan. Pelatih PSP Padang, Joni Efendi, menilai anak asuhnya telah menunjukkan permainan yang cukup baik meskipun belum mampu mengonversi peluang menjadi gol. Menurutnya, pertandingan berlangsung seimbang dengan intensitas tinggi dan kedua tim sama-sama berupaya mencari kemenangan.
“Anak-anak sudah bermain maksimal, hanya saja keberuntungan belum berpihak kepada kami,” ujar Joni. Ia menegaskan bahwa hasil seri bukan akhir dari perjuangan PSP Padang di putaran nasional. Kesempatan untuk lolos masih berada di tangan tim sendiri melalui laga terakhir yang akan menentukan posisi akhir klasemen grup. “Kami harus fokus dan memanfaatkan peluang sebaik mungkin di pertandingan berikutnya,” katanya. Joni juga meminta dukungan penuh dari para suporter yang berada di Yogyakarta maupun masyarakat Sumatra Barat yang terus memberikan semangat kepada tim. “Dukungan dari suporter sangat penting bagi kami,” ujarnya.
Senada dengan pelatih, Ketua Umum PSP Padang, Amril Amin, menilai tim telah memperlihatkan performa yang cukup menjanjikan sepanjang pertandingan. Ia melihat para pemain mampu menjalankan instruksi pelatih dan tampil disiplin menghadapi tekanan lawan. Menurut Amril, faktor keberuntungan menjadi salah satu hal yang belum berpihak kepada PSP Padang pada pertandingan tersebut. “Kami sudah bermain baik, hanya saja hasil belum sesuai harapan,” kata Amril.
Hasil imbang melawan Persenga membuat laga terakhir menghadapi Asiop menjadi pertandingan hidup-mati bagi Pandeka Minang. Kemenangan akan menjadi modal penting untuk menjaga peluang lolos ke babak 32 besar Liga 4 Nasional. PSP Padang dijadwalkan menghadapi Asiop pada Jumat (5/6/2026) di Stadion Sultan Agung, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pertandingan tersebut diprediksi berlangsung sengit karena kedua tim sama-sama membutuhkan hasil maksimal untuk mengamankan posisi di klasemen.
Bagi PSP Padang, laga penentuan itu bukan sekadar perebutan tiga poin. Pertandingan tersebut menjadi ujian konsistensi sekaligus kesempatan membuktikan bahwa wakil Sumatra Barat masih mampu bersaing di level nasional. Dengan komposisi pemain yang solid dan peluang yang masih terbuka, harapan masyarakat Sumatra Barat untuk melihat Pandeka Minang melangkah ke babak berikutnya tetap terjaga. Kini, fokus seluruh tim tertuju pada laga terakhir yang akan menentukan langkah PSP Padang di kompetisi musim ini.





















