Headline.co.id, Jakarta ~ Pertandingan sepakbola Atletico Mineiro vs Bahia berakhir imbang 1-1 pada pekan ke-19 Liga Brasil Serie A di Arena MRV, Belo Horizonte, Selasa (21/7/2026). Atlético Mineiro unggul lebih dahulu melalui sundulan Ruan pada pengujung babak pertama, sebelum Ademir menyamakan skor untuk Bahia pada menit ke-57. Hasil tersebut terjadi setelah Bahia meningkatkan tekanan pada babak kedua dan menciptakan lebih banyak peluang, tetapi gagal mencetak gol kemenangan hingga pertandingan berakhir.
Hasil sepakbola Atletico Mineiro vs Bahia membuat kedua tim harus berbagi satu poin. Atlético Mineiro turun dari peringkat kesembilan ke posisi kesepuluh klasemen sementara dengan mengumpulkan 25 poin, sedangkan Bahia tetap berada di urutan keenam dengan raihan 30 poin.
Dalam pertandingan sepakbola Atletico Mineiro vs Bahia, tim tamu menunjukkan tekanan lebih besar setelah turun minum. Bahia menutup pertandingan dengan 21 percobaan berbanding 16 milik Atlético Mineiro serta memenangi 58,8 persen duel sepanjang laga.
Atlético Mineiro memulai pertandingan dengan berupaya memanfaatkan dukungan publik Arena MRV. Cuello menjadi salah satu pemain tuan rumah yang lebih dahulu memberikan ancaman melalui tembakan keras, tetapi peluang tersebut belum mampu mengubah kedudukan.
Bahia kemudian mendapatkan kesempatan melalui Willian José. Sundulannya sempat mengenai tiang gawang sehingga Atlético Mineiro terhindar dari kebobolan pada paruh pertama.
Ketika babak pertama hampir berakhir tanpa gol, Atlético Mineiro memecah kebuntuan pada menit pertama masa tambahan waktu. Bernard mengirimkan sepak pojok ke area penalti yang disambut Ruan dengan sundulan.
Bola tandukan Ruan tidak mampu dijangkau kiper Bahia, Ronaldo. Gol tersebut membawa Atlético Mineiro menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.
Bahia tampil lebih agresif setelah pertandingan dilanjutkan. Tim berjuluk Tricolor Baiano meningkatkan intensitas serangan dan lebih sering membawa bola ke wilayah pertahanan Atlético Mineiro.
Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-57. Ademir menerima umpan dari Rodrigo Nestor sebelum melepaskan tembakan keras ke sudut atas gawang Atlético Mineiro.
Kiper Everson tidak mampu menghentikan bola sehingga kedudukan berubah menjadi 1-1. Ademir, yang pernah memperkuat Atlético Mineiro, tidak hanya mencetak gol penyeimbang, tetapi juga menjadi penggerak utama serangan Bahia.
Berdasarkan catatan pertandingan, Ademir menciptakan enam peluang dan melepaskan tiga percobaan. Pergerakannya dari sisi kanan secara konsisten memberikan tekanan terhadap pertahanan tuan rumah.
Penampilannya membuat Ademir terpilih sebagai pemain terbaik dalam pertandingan tersebut. Kontribusinya menjadi bagian penting dari dominasi Bahia pada babak kedua.
Erick Pulga dan Nicolás Acevedo juga memperoleh kesempatan untuk membawa Bahia berbalik unggul. Namun, upaya keduanya belum mampu menaklukkan Everson.
Rodrigo Nestor turut mengancam melalui tembakan jarak jauh. Everson kembali melakukan penyelamatan untuk menjaga Atlético Mineiro tetap berada dalam pertandingan.
Tekanan Bahia semakin meningkat menjelang pertandingan berakhir. Pada menit pertama masa tambahan waktu babak kedua, Mateo Casierra mendapatkan peluang untuk mencetak gol kemenangan, tetapi bola hasil penyelesaiannya membentur mistar gawang.
Bahia kembali hampir mencetak gol pada menit kelima masa tambahan waktu. Kali ini, upaya David Duarte kembali mengenai tiang sehingga skor 1-1 tidak berubah.
Dua peluang yang membentur tiang tersebut menggambarkan besarnya tekanan Bahia pada pengujung laga. Tim tamu juga unggul dalam duel udara dengan persentase kemenangan mencapai 70,8 persen.
Catatan statistik pertandingan menyebutkan, “Bahêa registered 21 attempts, underlining their second half control as they pushed for a winner.” Catatan tersebut menunjukkan Bahia menciptakan 21 percobaan dan mengendalikan sebagian besar permainan pada babak kedua ketika memburu gol kemenangan.
Meski lebih banyak menekan, Bahia tidak mampu memaksimalkan peluang menjadi gol kedua. Atlético Mineiro bertahan hingga peluit akhir dan mengamankan satu poin di kandang.
Di kubu Atlético Mineiro, Bernard menjadi salah satu pemain paling berpengaruh. Selain memberikan assist dari sepak pojok untuk gol Ruan, ia menciptakan empat umpan kunci sepanjang pertandingan.
Kontribusi tersebut memperlihatkan ancaman Atlético Mineiro melalui situasi bola mati. Umpan Bernard menjadi pembeda ketika tuan rumah mengalami kesulitan menciptakan peluang terbuka.
Natanael juga aktif membantu serangan dari posisi bek kanan. Ia mencatatkan 73 sentuhan dan menyelesaikan 12 umpan sukses di sepertiga akhir lapangan.
Atlético Mineiro tetap mendapatkan beberapa kesempatan setelah Bahia menyamakan kedudukan. Bernard mencoba kembali menciptakan ancaman, tetapi penyelesaian akhir tuan rumah belum mampu menghasilkan gol tambahan.
Hasil imbang ini melanjutkan ketatnya persaingan kedua tim dalam catatan pertemuan langsung. Sejak 2011, Atlético Mineiro dan Bahia telah bertanding sebanyak 26 kali di berbagai kompetisi.
Dari jumlah tersebut, Atlético Mineiro mencatat delapan kemenangan, sedangkan Bahia mengoleksi tujuh kemenangan. Sebanyak 11 pertandingan lainnya berakhir imbang, termasuk pertemuan terbaru di Arena MRV.
Atlético Mineiro tercatat menghasilkan total 32 gol dalam rangkaian pertemuan tersebut. Sementara itu, Bahia telah mencetak 30 gol.
Dalam lima pertandingan terakhir yang tercantum pada data performa, Atlético Mineiro membukukan empat kemenangan dan satu kekalahan. Mereka mencetak rata-rata 1,4 gol serta kemasukan 0,4 gol per pertandingan.
Atlético Mineiro selanjutnya dijadwalkan bertandang menghadapi Palmeiras pada Minggu (26/7/2026). Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi mereka untuk memperbaiki posisi setelah turun ke peringkat kesepuluh.
Pada hari yang sama, Bahia akan menjamu Corinthians. Dengan posisi tetap berada di peringkat keenam, Bahia berupaya melanjutkan performa menyerang yang mereka perlihatkan pada babak kedua saat menghadapi Atlético Mineiro.
















