Headline.co.id, Gorontalo ~ Pemerintah Provinsi Gorontalo menegaskan bahwa perpindahan mitra perbankan daerah tidak akan menghapus kewajiban kredit yang telah berjalan. Oleh karena itu, pemotongan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Gorontalo yang memiliki pinjaman di Bank SulutGo (BSG) akan tetap dilakukan secara otomatis melalui sistem debit bulk. Langkah ini diambil untuk menjamin hak keuangan ASN dan memastikan stabilitas keuangan daerah selama masa transisi ke Bank Tabungan Negara (BTN).
Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, memfasilitasi pemindahan kredit tersebut dengan berkoordinasi bersama Gubernur Sulawesi Utara selaku pemegang saham pengendali BSG. Langkah strategis ini ditempuh menyusul adanya kekhawatiran terkait kelancaran pembayaran kredit ASN setelah Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Kota Gorontalo resmi dialihkan dari BSG ke BTN.
Menurut Gusnar, Pemerintah Provinsi Gorontalo merumuskan solusi bersama pihak perbankan agar proses pembayaran kredit berjalan melalui mekanisme yang sah dan tidak memberatkan pegawai. Komunikasi intensif antar-kepala daerah diharapkan mampu menghasilkan kebijakan yang memberikan kepastian hukum bagi ASN serta menjaga hubungan kerja sama dengan pihak perbankan.
“Pemerintah Provinsi Gorontalo mengimbau ASN untuk tetap tenang dan bersikap kooperatif selama masa transisi perbankan berlangsung. ASN yang terdampak juga diharapkan mematuhi skema pembayaran yang telah disepakati oleh instansi terkait demi menjaga stabilitas keuangan daerah,” ungkap Gusnar.
Upaya penyelesaian dan koordinasi intensif tersebut dilaksanakan dalam sebuah pertemuan formal yang digelar pada Sabtu (30/5/2026). Fasilitasi ini menjadi bentuk perhatian serius pemerintah daerah dalam mengawal proses transisi perbankan agar tetap berjalan kondusif, transparan, dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.



















