Headline.co.id, Paringin ~ UPT Puskesmas Halong di Kabupaten Balangan telah meluncurkan berbagai inovasi kesehatan untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat upaya promotif dan preventif serta menyediakan layanan publik yang lebih cepat, mudah, dan tepat sasaran. Inovasi ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup warga.
Kepala UPT Puskesmas Halong, Suminto Sastro Utomo, pada Selasa (26/5/2026) menyatakan bahwa salah satu inovasi yang dikembangkan adalah program Centang Maulida (Cegah Stunting Mulai Masa Remaja). Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman remaja tentang pentingnya pencegahan stunting sejak dini melalui edukasi kesehatan, perbaikan pola konsumsi gizi, dan peningkatan perilaku hidup sehat.
Selain itu, Puskesmas Halong juga mengembangkan program Jukung Si Tepat Panji (Jemput, Kunjungi dan Awasi, Terapi Obat Pasien Jiwa). Program ini merupakan inovasi pelayanan kesehatan jiwa yang menggunakan pendekatan langsung kepada masyarakat. “Melalui inovasi ini, tenaga kesehatan melakukan penjemputan, kunjungan, pemantauan, dan pengawasan terapi obat pasien gangguan jiwa secara berkelanjutan,” ujar Suminto. Hal ini diharapkan dapat memberikan pelayanan kesehatan yang lebih optimal dan pendampingan intensif bagi keluarga pasien.
Suminto menegaskan bahwa inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan mengurangi waktu tunggu pasien di puskesmas. “Melalui berbagai inovasi ini, kami ingin menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih mudah diakses, cepat, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” tambahnya. Inovasi ini tidak hanya berfokus pada pelayanan kuratif, tetapi juga pada upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara menyeluruh.
Lebih lanjut, Suminto menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat, keluarga pasien, serta dukungan lintas sektor dalam keberhasilan pelaksanaan inovasi pelayanan kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Halong. “Keterlibatan semua pihak menjadi faktor penting dalam keberhasilan inovasi ini,” tutupnya. (MC Balangan/el)





















