Headline.co.id, Batang ~ Pemerintah Kota (Pemko) Padang telah memulai distribusi hewan kurban yang dikumpulkan dari Aparatur Sipil Negara (ASN) ke masjid dan musala yang kekurangan hewan kurban menjelang Iduladha 1447 Hijriah. Langkah ini diambil untuk memastikan pemerataan manfaat kurban di daerah yang selama ini kekurangan hewan sembelihan. Sebanyak 42 ekor sapi dan 4 ekor kambing mulai disalurkan secara bertahap pada Senin (25/5/2026) ke beberapa lokasi yang dinilai memiliki kebutuhan paling tinggi.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Padang, melalui Kasubag Bina Mental dan Keagamaan, Zul Asfi Lubis, menyatakan bahwa distribusi ini diprioritaskan untuk masjid dan musala yang tidak memiliki hewan kurban atau jumlahnya tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar. “Alhamdulillah mulai hari ini, Senin, 25 Mei, distribusi hewan kurban sudah mulai kita lakukan secara bertahap ke beberapa masjid dan musala yang paling kekurangan hewan kurban. Karena ada masjid yang memang sama sekali tidak ada hewan kurbannya, dan ada juga yang ada hewan kurban tetapi jumlahnya tidak mencukupi untuk dibagikan kepada jemaah serta warga di sekitar lingkungan tersebut,” ujar Zul Asfi Lubis.
Program ini menunjukkan bahwa kurban ASN tidak hanya sebagai ibadah tahunan, tetapi juga sebagai instrumen solidaritas sosial untuk memperkuat pemerataan dan kepedulian di masyarakat. Selain itu, Pemko Padang juga memperkenalkan inovasi digital dalam pengelolaan distribusi daging kurban bagi ASN peserta kurban. Jika sebelumnya pengambilan daging menggunakan kupon kertas, kini mekanisme tersebut diganti dengan sistem kode batang (barcode) yang dikirim langsung ke telepon seluler peserta.
“Bagi peserta kurban yang ikut berkurban di Pemko Padang, kita akan bagikan kode batang khusus seperti tahun lalu, jadi tidak perlu ada kupon lagi. Kode batang ini nanti akan dikirim langsung ke telepon seluler masing-masing peserta. Telepon seluler itulah yang dibawa sebagai bukti saat mengambil daging kurban di Rumah Potong Hewan (RPH) pada hari Kamis nanti,” tambahnya. Digitalisasi ini diharapkan dapat mempercepat pelayanan dan meminimalkan risiko kesalahan distribusi serta penggunaan kupon ganda.
Program kurban ASN Pemko Padang merupakan agenda rutin yang melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Selain memperkuat nilai ibadah, program ini juga menjadi bentuk gotong royong aparatur pemerintah dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Bagian Kesra Setda Kota Padang berharap hewan kurban yang disalurkan dapat memberikan manfaat lebih luas serta memperkuat semangat berbagi pada momentum Iduladha.
“Mudah-mudahan kita berharap dengan pertolongan Allah, hewan kurban dari seluruh OPD Pemerintah Kota Padang menjadi kurban yang diberkahi, diijabah oleh Yang Maha Kuasa, dan masyarakat kita di Kota Padang benar-benar mendapatkan manfaatnya,” pungkas Zul Asfi Lubis. Distribusi hewan kurban berbasis pemerataan dan dukungan sistem digital tersebut menjadi bagian dari upaya Pemko Padang menghadirkan pelayanan keagamaan yang lebih inklusif, efektif, dan menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.





















