Headline.co.id, Kubu Raya ~ Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kubu Raya, Atzebiyatulensi Sujiwo, mengajak para istri camat di sembilan kecamatan untuk berperan sebagai motivator dan penggerak dalam program PKK, PAUD, Generasi Berencana (Genre), dan literasi di masyarakat. Ajakan ini disampaikan Atzebiyatulensi saat membuka acara pengukuhan Bunda PAUD, Bunda Literasi, serta Ayah dan Bunda Genre tingkat kecamatan di Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat, pada Kamis (21/5/2026).
Atzebiyatulensi menekankan pentingnya peran strategis istri camat dalam membangun sumber daya manusia yang lebih berkualitas di Kabupaten Kubu Raya. Keterlibatan aktif mereka di tingkat kecamatan dianggap penting untuk memperkuat pembangunan berbasis keluarga. “Atas dasar itu, saya mengajak seluruh istri camat di sembilan kecamatan untuk menjadi motivator dan penggerak PKK, PAUD, Genre, serta literasi. Ini bagian dari upaya kita membangun sumber daya manusia yang lebih berkualitas,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa TP PKK harus terus bersinergi dengan pemerintah daerah, terutama dalam lingkup rumah tangga dan masyarakat. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah memperkuat ketahanan pangan keluarga melalui pemanfaatan pekarangan rumah. “Ketahanan pangan dapat dimulai dari lingkungan rumah tangga. Pemanfaatan pekarangan rumah menjadi langkah sederhana namun berdampak besar bagi keluarga,” katanya.
Selain itu, Atzebiyatulensi menyoroti peran tim pembina Posyandu yang dinilai bukan hanya sebagai objek pembangunan, melainkan mitra strategis pemerintah desa dalam mendukung pembangunan yang sejalan dengan semangat otonomi desa. “Kemudian, tim pembina Posyandu tidak hanya sebagai objek pembangunan tetapi sebagai mitra kualitas pemerintah desa dalam mendukung pembangunan yang sejalan dengan semangat otonomi desa,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Atzebiyatulensi mengajak para Bunda PAUD untuk membuka layanan pendidikan usia dini secara holistik. Langkah ini diperlukan agar anak-anak memperoleh stimulasi pendidikan dan pembentukan karakter sejak dini. “Kita harus memastikan anak-anak kita mendapatkan stimulasi pendidikan dan karakter yang tepat sejak usia dini,” ujarnya.
Perhatian juga diberikan kepada para remaja melalui program Genre. Atzebiyatulensi berharap lingkungan sekitar terus melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap generasi muda agar tidak terjerumus dalam pergaulan bebas maupun penyalahgunaan narkoba. “Sehingga dapat menjadi remaja yang produktif dan berencana,” katanya.





















