Headline.co.id, Batang ~ Pemerintah Kabupaten Batang telah memulai proyek rekonstruksi Jembatan Kalibelo yang terletak di jalur penghubung Limpung–Tersono–Bawang. Proyek ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp8,4 miliar dan ditargetkan selesai pada 3 November 2026. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Batang, Endro Suryono, menyatakan bahwa kontrak pekerjaan rekonstruksi telah dilaksanakan dan pengerjaan dimulai sejak 8 Mei 2026.
“Alhamdulillah pada hari ini telah dilaksanakan kontrak untuk paket pekerjaan rekonstruksi Jembatan Kalibelo. Insyaallah mulai besok tanggal 8 Mei 2026 akan mulai dikerjakan,” ujar Endro saat ditemui di Kantor DPUPR Batang, Kabupaten Batang, Senin (11/5/2026).
Tahapan awal pekerjaan dimulai dengan pembangunan jembatan darurat agar akses masyarakat tetap dapat digunakan selama proses konstruksi berlangsung. Endro menjelaskan bahwa jembatan darurat akan dibangun terlebih dahulu, dan setelah selesai, pembangunan jembatan utama akan dimulai.
Rekonstruksi ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan keamanan jembatan yang selama ini menjadi jalur vital bagi masyarakat di wilayah selatan Kabupaten Batang. Jembatan baru nantinya akan memiliki panjang sekitar 45 meter dengan lebar 9,6 meter, lebih besar dibandingkan jembatan lama yang hanya memiliki panjang sekitar 30 meter dan lebar 5 meter.
“Dengan rekonstruksi ini, kapasitas jembatan akan lebih besar dan diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan,” jelas Endro.
Proses pengerjaan diperkirakan memakan waktu selama 180 hari kalender. DPUPR Kabupaten Batang juga meminta dukungan dari masyarakat agar pelaksanaan proyek dapat berjalan lancar tanpa hambatan. “Kami mohon dukungan dari warga masyarakat Kabupaten Batang supaya pekerjaan ini berjalan dengan lancar tanpa ada gangguan apapun,” tambahnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)






















