Headline.co.id, Jakarta ~ Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri sedang mempercepat transformasi digital dalam registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor (Regident). Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan publik agar lebih cepat, modern, transparan, dan efisien. Kombes Pol. Sumardji, Kasubdit BPKB Ditregident Korlantas Polri, menyatakan bahwa perkembangan teknologi mendorong perubahan sistem pelayanan registrasi kendaraan dari manual ke digital.
Transformasi digital ini telah dimulai dengan penerapan faktur digital dan cek fisik digital dalam proses pendaftaran kendaraan bermotor. Sistem ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat dan mempercepat proses administrasi kendaraan. “Berkaitan dengan pendaftaran kendaraan sudah dimulai dengan adanya sistem pendaftaran kendaraan dengan faktur digital dan cek fisik digital. Sehingga ke depan semua sistem pendaftaran kendaraan itu sudah tidak menggunakan sistem pendaftaran manual, semua dengan digitalisasi,” ujar Kombes Pol. Sumardji.
Selain itu, Korlantas Polri juga sedang mempersiapkan penerapan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor elektronik atau e-BPKB sebagai pengganti BPKB berbahan kertas. Kebijakan ini merupakan bagian dari modernisasi pelayanan publik di lingkungan Polri. “Berkaitan dengan penggunaan material, kita upayakan tidak menggunakan material BPKB paper, tetapi lebih kepada e-BPKB. Dan untuk per 1 Januari 2027 itu semuanya sudah menggunakan e-BPKB,” jelas Kombes Pol. Sumardji.
Dengan diterapkannya e-BPKB secara nasional, seluruh proses administrasi kendaraan, baik Bea Balik Nama (BBN) 1 maupun BBN 2, akan dilakukan secara digital tanpa menggunakan sistem manual. “Ketika e-BPKB berjalan secara keseluruhan nasional secara otomatis sudah tidak ada lagi pendaftaran dengan menggunakan sistem manual. Semuanya sudah digitalisasi baik untuk BBN 1 dan BBN 2,” tambah Kombes Pol. Sumardji.
Digitalisasi layanan Regident ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam pengurusan dokumen kendaraan serta mendukung terciptanya pelayanan publik yang lebih modern, efektif, dan akuntabel di era transformasi digital.























