Headline.co.id, Temanggung ~ Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Temanggung mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk menjaga daya tahan tubuh di tengah cuaca yang tidak menentu. Masyarakat diminta menerapkan pola hidup sehat dengan istirahat yang cukup, makan teratur, dan menjaga kebersihan lingkungan. Kepala Dinkes Kabupaten Temanggung, dr. Intan Pandanwangi, menyatakan bahwa perubahan cuaca yang terjadi belakangan ini dapat memengaruhi kesehatan masyarakat jika tidak diantisipasi dengan baik.
Dr. Intan menyarankan agar masyarakat menjaga kualitas istirahat dengan tidur selama 6 hingga 8 jam per hari dan menghindari kebiasaan begadang. “Penting juga menjaga jadwal makan secara teratur, karena keterlambatan makan dapat memicu gangguan lambung, terutama saat kondisi cuaca sedang tidak stabil. Di samping itu, masyarakat dianjurkan tetap rutin berolahraga dan dapat mengonsumsi suplemen atau vitamin tambahan jika diperlukan guna menjaga imunitas,” ujarnya pada Rabu (6/5/2026).
Menurut dr. Intan, kondisi anomali cuaca yang ditandai dengan perubahan suhu drastis dari panas ke dingin dalam waktu singkat membuat tubuh harus beradaptasi lebih cepat. Hal ini berpotensi menurunkan sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan risiko terserang penyakit. “Perubahan cuaca ekstrem membuat tubuh harus beradaptasi lebih cepat, sehingga berpotensi melemahkan sistem imun. Ini menjadi salah satu faktor meningkatnya kerentanan masyarakat terhadap penyakit,” tambahnya.
Selama masa pancaroba, penyakit yang paling banyak dialami masyarakat adalah infeksi saluran pernapasan, seperti batuk dan pilek. Meski tergolong penyakit ringan, dr. Intan mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan gejala yang muncul dan segera melakukan penanganan sejak dini. “Setiap penyakit berpotensi menjadi serius apabila tidak ditangani dengan baik, tergantung pada kondisi masing-masing individu,” tutupnya.




















