Headline.co.id, Sleman ~ Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Sasana Kreatif Mandiri di Sleman menekankan pentingnya hak pendidikan bagi anak-anak yang membutuhkan. Hal ini disampaikan oleh Pembina LKSA, Nyadi Kasmoredjo, yang juga dikenal sebagai sastrawan Pasbuja Kawi Merapi, dalam acara Parade Puisi Muharram di Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, pada Kamis (25/6/2026). Acara ini juga dirangkaikan dengan penyaluran santunan bagi anak yatim dan duafa.
Nyadi menegaskan bahwa lembaga pelayanan sosial, baik yang dibentuk oleh pemerintah maupun masyarakat, harus hadir untuk memastikan anak-anak yatim dan duafa mendapatkan ruang tumbuh yang mandiri. “Kehadiran LKSA menjadi alternatif keluarga untuk menjamin hak pendidikan dan masa depan anak,” ujarnya. LKSA Sasana Kreatif Mandiri, yang diasuh oleh M. Hariwijaya, berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar anak, termasuk sandang, pangan, papan, kesehatan, pengasuhan, dan pendidikan.
Komitmen Terhadap Kemandirian Anak
Selain menjamin hak pendidikan, LKSA Sasana Kreatif Mandiri juga berkomitmen memberikan rasa aman dan program pemberdayaan agar anak-anak dapat mandiri di masa depan. Pengasuh Pondok Pesantren Ilmu Giri Selopamioro, Imogiri, KH. Nasruddin Anshori (Gus Nas), turut memberikan motivasi kepada para santri, menekankan pentingnya ketaatan beribadah, bakti kepada orang tua, dan ketekunan dalam belajar. “Setiap usaha yang dilakukan dengan kesungguhan dan keikhlasan akan memberikan hasil yang terbaik,” kata Gus Nas.
Agenda Budaya dan Sosial
Acara tersebut diawali dengan pembacaan puisi bertema kemuliaan ibu oleh anggota Pasbuja Kawi Merapi asal Magelang, Ummi Azurra Wijana, dan dilanjutkan dengan penampilan para santri LKSA Sasana Kreatif Mandiri. Sederet seniman dan sastrawan lokal seperti R. Toto Sugiharto, Kang Eko dengan permainan sulingnya, Kang Asep Yoni Gema Tahlil, Ki Tono Hadi, hingga penampilan monolog kritik sosial dari Kang Teguh turut memeriahkan acara.
Dengan kegiatan ini, LKSA Sasana Kreatif Mandiri berharap dapat terus memberikan kontribusi nyata dalam menjamin hak pendidikan dan kemandirian anak-anak di Sleman.




















