Headline.co.id, Lumajang ~ Pemerintah Kabupaten Lumajang berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan mendorong penguasaan bahasa asing sebagai strategi menghadapi persaingan global. Langkah ini diwujudkan melalui acara C2 Fest SMKN 2 yang berlangsung di Alun-alun Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Sabtu, 25 April 2026. Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menekankan pentingnya kemampuan bahasa asing sebagai investasi strategis untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja.
“Bahasa bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga akses menuju peluang global. Penguasaan bahasa menjadi keunggulan dalam persaingan,” ujar Indah. Ia menambahkan bahwa dalam ekonomi global yang terus berkembang, mobilitas tenaga kerja semakin terbuka dan menuntut kemampuan komunikasi lintas budaya. Sektor-sektor seperti pariwisata, industri kreatif, dan jasa internasional memerlukan tenaga kerja yang mampu berinteraksi dengan berbagai latar belakang budaya.
Melalui C2 Fest, para siswa tidak hanya dibekali keterampilan teknis, tetapi juga kemampuan komunikasi yang penting untuk kesiapan memasuki dunia kerja global. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendidikan vokasi di Lumajang mulai berorientasi pada kebutuhan masa depan, termasuk penguatan kompetensi multibahasa sebagai nilai tambah. “Jika ingin pariwisata Lumajang berkembang di tingkat internasional, maka sumber daya manusianya harus mampu berkomunikasi secara global,” kata Indah.
Selain mendukung sektor pariwisata, kemampuan bahasa asing juga membuka peluang kerja lintas negara, termasuk di sektor perhotelan, industri kreatif, hingga ekonomi digital. Dengan demikian, lulusan tidak hanya bersaing di tingkat lokal, tetapi juga memiliki peluang di pasar kerja global. Pemerintah Kabupaten Lumajang menilai penguatan kompetensi bahasa harus diimbangi dengan karakter, profesionalisme, dan etos kerja.
Pendekatan ini diharapkan dapat menghasilkan sumber daya manusia yang tidak hanya siap masuk ke pasar global, tetapi juga mampu bertahan dan berkembang. C2 Fest menjadi salah satu wujud nyata transformasi pendidikan vokasi dalam menyiapkan generasi yang adaptif dan kompetitif di tingkat internasional.





















