Headline.co.id, Pemerintah Kabupaten Sumenep Terus Menggalakkan Gerakan Aman ~ Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Pada Jumat (17/4/2026), kegiatan ini difokuskan di kawasan barat kota dengan melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam aksi bersih-bersih di sejumlah ruas jalan utama.
Aksi tersebut menyasar beberapa jalan utama, lain Jalan Pahlawan, Jalan Teuku Umar, Jalan Raya Kebunagung, dan Jalan Asta Tinggi. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari gerakan serupa yang sebelumnya telah dilakukan di kawasan selatan dan pusat kota, termasuk di sepanjang Jalan Halim Perdana Kusuma, Jalan Trunojoyo, Jalan Syahid Husin, Jalan Urip Sumoharjo, Jalan Raung, hingga Jalan KH. Wahid Hasyim.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, menyatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada kawasan perkotaan dan fasilitas umum, tetapi juga menyentuh titik-titik yang selama ini kurang terjangkau dan berpotensi menjadi lokasi penumpukan sampah. “Seluruh armada dan personel kebersihan kami kerahkan untuk mendukung kegiatan ini, termasuk menyasar area yang sebelumnya belum optimal terjangkau,” ujarnya.
Anwar menjelaskan bahwa Pemkab Sumenep juga menggerakkan aksi bersih-bersih secara serentak hingga tingkat kecamatan dan desa dengan melibatkan instansi vertikal, BUMN, BUMD, TNI, Polri, serta masyarakat. Gerakan ini diharapkan dapat memperkuat budaya gotong royong dalam menjaga lingkungan. “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif. Para camat, lurah, dan kepala desa juga melaksanakan Jumat Bersih di wilayah masing-masing,” tambahnya.
Selain menjaga estetika lingkungan, gerakan ini juga diarahkan untuk mendukung aspek kesehatan masyarakat, seperti memutus rantai perkembangbiakan nyamuk, mencegah penyakit berbasis lingkungan, serta memastikan saluran air tetap lancar untuk menghindari genangan saat musim hujan. DLH Sumenep juga mendorong penerapan budaya bersih tidak hanya di ruang publik, tetapi juga di lingkungan perkantoran yang dilakukan secara rutin setiap pekan.
Langkah ini diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi menjadi kebiasaan kolektif yang berkelanjutan. “Harapannya, kesadaran masyarakat terus tumbuh sehingga tercipta lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan indah sesuai tujuan bersama,” pungkas Anwar.






















