Headline.co.id, Sei Rampah ~ Bupati Serdang Bedagai, Darma Wijaya, menekankan pentingnya peran Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) dalam memajukan sektor pertanian di daerah. Ia juga mendorong pemanfaatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk memperkuat ekonomi petani. Menurut Darma Wijaya, program MBG yang diluncurkan oleh pemerintah pusat membuka peluang besar bagi sektor pertanian dan peternakan di daerah.
Darma Wijaya mengajak para petani untuk lebih jeli dalam membaca kebutuhan pasar dan memaksimalkan penggunaan lahan yang ada. “Dengan adanya program MBG, peluang bagi sektor pertanian dan peternakan terbuka sangat luas. Petani harus mampu melihat kesempatan ini dengan memanfaatkan lahan-lahan yang ada secara maksimal,” ujarnya saat menerima kunjungan silaturahmi jajaran KTNA Sergai di ruang kerjanya, Komplek Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah, Kamis (23/4/2026).
Ia juga menegaskan bahwa KTNA memiliki peran strategis dalam mendorong petani agar lebih adaptif terhadap perkembangan ekonomi dan kebutuhan pasar. “KTNA harus menjadi motor penggerak bagi para petani untuk melihat peluang ini. Apa pun yang ditanam petani, pemerintah daerah siap membantu membuka akses pemasaran agar hasil pertanian memiliki nilai ekonomi yang lebih baik,” tambahnya.
Lebih lanjut, Darma Wijaya mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan antarkelompok tani sebagai fondasi utama dalam memperkuat sektor pertanian di daerah. “Kolaborasi yang solid antarpetani akan mempercepat terwujudnya pertanian yang lebih mantap, maju, tangguh, dan berkelanjutan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua KTNA Sergai, Rasdiaman Damanik, menyampaikan bahwa pihaknya akan mengikuti Pekan KTNA tingkat nasional pada 20–25 Juni 2026 di Gorontalo. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas petani di daerah. “Kami akan mengikuti Pekan KTNA se-Indonesia di Gorontalo pada Juni mendatang. Ini menjadi kesempatan bagi kami untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan keahlian para petani. Ilmu yang didapat nantinya akan kami bawa pulang untuk diterapkan di Sergai,” ujar Rasdiaman.



















