Headline.co.id, Wali Kota Tidore Kepulauan ~ Muhammad Sinen, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Mitigasi Kekeringan Lahan Pertanian yang diadakan oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia di Jakarta pada Senin, 20 April 2026. Rakornas ini diselenggarakan sebagai respons terhadap prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai potensi kekeringan ekstrem pada tahun 2026, serta untuk mempercepat pencapaian visi swasembada pangan berkelanjutan.
Berdasarkan surat dari Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Nomor B-1336/SR.030/J/04/2026, Provinsi Maluku Utara diwakili oleh dua daerah, yaitu Kota Tidore Kepulauan dan Kabupaten Halmahera Selatan. Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa tantangan perubahan iklim harus dihadapi bersama dengan langkah konkret dan berbasis data. “Mitigasi harus terencana dan berbasis data. Pemerintah daerah punya peran strategis memastikan ketersediaan air. Kita harus kompak mewujudkan Indonesia swasembada pangan,” ujarnya.
Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, juga menekankan pentingnya percepatan eksekusi anggaran dengan prinsip “Best Fast Result”. Ia mengingatkan agar bantuan alat pertanian tidak tertunda hanya karena menunggu kegiatan seremonial. “Tanaman tidak menunggu anggaran. Hujan dan hama datang pada waktunya. Mulai Januari belanja sudah harus jalan. Tugas pemimpin adalah cari masalah, temukan, dan selesaikan,” katanya.
Muhammad Sinen menyatakan bahwa partisipasi Tidore dalam forum tersebut merupakan pengakuan atas potensi sektor pertanian daerah. “Visi misi kami mencakup pertanian, perikanan, dan pariwisata. Ini sangat sejalan dengan prioritas Bapak Presiden. Saya berterima kasih karena usulan Tidore untuk tahun 2026 mendapatkan prioritas,” ungkapnya. Ia juga menginstruksikan jajaran Dinas Pertanian dan perangkat daerah terkait untuk segera menindaklanjuti program yang telah disetujui pemerintah pusat.
Menurut Sinen, program tersebut harus menjadi prioritas daerah, terutama di tengah adanya penyesuaian Transfer ke Daerah (TKD). Dukungan Kementerian Pertanian dinilai strategis dalam memperkuat sektor pertanian di daerah. “Dukungan strategis Kementan sebagai bentuk komitmen akan diberikan kepada daerah yang siap dengan usulan strategis, meliputi rehabilitasi dan percepatan pembangunan jaringan irigasi, pemanfaatan sistem pompanisasi secara masif, penyediaan varietas tanaman yang tahan terhadap cuaca ekstrem, serta penguatan sistem informasi iklim untuk petani,” jelasnya.
Melalui rakornas ini, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan optimistis dapat menjaga ketahanan pangan daerah sekaligus berkontribusi terhadap target nasional, termasuk swasembada gula, beras, serta peningkatan produksi CPO untuk kebutuhan B50.






















