Headline.co.id, Banda Aceh ~ Rapat Kerja Komisariat Wilayah I (Raker Komwil I) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026 diadakan dengan mengusung tema “Kota Tangguh, Fiskal Kuat, Kolaborasi Erat”. Tema ini dipilih untuk menanggapi tantangan perkotaan, terutama dalam menghadapi bencana. Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menyampaikan hal ini dalam konferensi pers di Pendopo Wali Kota Banda Aceh pada Minggu, 19 April 2026.
Illiza menekankan bahwa ketangguhan kota tidak hanya bergantung pada kekuatan infrastruktur, tetapi juga pada kemampuan fiskal daerah serta kecepatan dalam membangun kolaborasi saat bencana terjadi. “Tema ini kami ambil karena kita belajar dari bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah daerah di Sumatra pada akhir 2025. Ketangguhan kota itu tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga tentang kemampuan fiskal dan kecepatan respons untuk berkolaborasi,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antaranggota APEKSI dalam menghimpun dan menyalurkan bantuan bagi daerah terdampak bencana di Aceh, yang menunjukkan pentingnya sinergi antarkota. Sementara itu, Ketua Komisariat Wilayah I APEKSI sekaligus Wali Kota Medan, Rico Waas, menekankan pentingnya kesiapan kota dalam menghadapi berbagai persoalan, terutama bencana. Ia berharap agar tidak ada lagi kota yang gagap dalam merespons situasi darurat.
“Kota adalah pusat aktivitas provinsi dan ekonomi. Karena itu, kota harus menyiapkan diri menjadi kuat agar mampu mendukung kemajuan bangsa,” ujarnya. Rico juga mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam pengelolaan fiskal daerah. Menurutnya, kebijakan fiskal yang kurang tepat tidak selalu berdampak langsung, namun dapat dirasakan dalam jangka waktu beberapa tahun ke depan.
Melalui forum Raker Komwil I APEKSI ini, para kepala daerah diharapkan dapat merumuskan strategi yang efektif dalam membangun kota yang tangguh, adaptif, dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan guna mendukung pembangunan nasional.



















