Headline.co.id, Pasaman ~ Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor Pasaman Barat, Sumatera Barat, meluncurkan program “Polantas Menyapa” sebagai bagian dari upaya sosialisasi dan edukasi mengenai pentingnya tertib berlalu lintas kepada masyarakat. Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, yang didampingi oleh Kasat Lantas AKP Nanin Aprilia Fitriani, menyatakan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas dengan tertib.
Melalui program ini, personel Polantas hadir langsung di tengah masyarakat untuk membangun kedekatan dan menyampaikan pesan keselamatan berlalu lintas secara humanis. Kapolres menilai pendekatan ini efektif dalam menekan angka pelanggaran serta mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya.
Kasat Lantas menambahkan bahwa selama bulan Ramadhan hingga Idulfitri 1447 Hijriah, pihaknya berkomitmen untuk memberikan pelayanan optimal guna menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat, termasuk saat arus mudik. “Kami ingin Polantas menjadi sahabat masyarakat, sehingga kehadiran personel dapat memberikan kontribusi positif terhadap keamanan dan ketertiban lalu lintas,” ujarnya.
Selama pelaksanaan Operasi Ketupat Singgalang 2026, tercatat delapan kasus kecelakaan lalu lintas dengan rincian empat korban luka berat, 13 luka ringan, tanpa korban meninggal dunia, serta kerugian material sebesar Rp5,5 juta. Angka ini menunjukkan penurunan dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025, yang mencatat 11 kasus kecelakaan dengan tiga korban meninggal dunia, sembilan luka berat, tiga luka ringan, serta kerugian material Rp44,7 juta.
Kasat Lantas juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak dan masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 sehingga dapat berjalan dengan aman dan lancar.





















