Headline.co.id, Pekanbaru ~ Tim Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatra bersama tim gabungan meningkatkan upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tiga lokasi di Provinsi Riau pada Rabu (1/4/2026). Kepala Balai Dalkarhut Wilayah Sumatra, Ferdian Krisnanto, menjelaskan bahwa penanganan karhutla difokuskan pada tiga klaster, yaitu Rupat Utara, Dumai Kota, dan Pelalawan. Operasi darat didukung oleh operasi udara melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk memaksimalkan potensi awan menjadi hujan di area terdampak kebakaran.
Ferdian menyatakan, “Operasi pemadaman hari ini masih difokuskan di beberapa titik yang terbagi dalam tiga klaster utama.” Di klaster Rupat Utara, penanganan mencakup Desa Titi Akar dan Teluk Lecah, dengan tiga regu Manggala Agni dikerahkan dari Daops Dumai, Sarolangun, dan Musi Banyuasin. Sementara itu, di klaster Dumai Kota, tim Manggala Agni Daops Dumai melakukan tahap mopping up atau pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi menyala kembali.
Di klaster Pelalawan, tepatnya di Desa Merbau, Kecamatan Bunut, proses pendinginan dilakukan oleh satu regu dari Daops Rengat bersama Regu Pemadam Kebakaran perusahaan setempat. Berdasarkan estimasi lapangan menggunakan perangkat GPS, luas lahan yang terbakar di Desa Titi Akar diperkirakan mencapai sekitar 200 hektare. Sementara itu, kebakaran di Desa Merbau, Pelalawan, diperkirakan mencapai 700 hektare. Ferdian menambahkan, “Namun, data tersebut masih akan diverifikasi lebih lanjut menggunakan citra satelit.”
Operasi modifikasi cuaca terus dilakukan dengan dukungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta Satuan Tugas Karhutla di daerah. (Mediacenter Riau/hb)


















