Headline.co.id, Gorontalo ~ Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia (Kanwil KemenHAM) Sulawesi Tengah, melalui Wilayah Kerja Gorontalo, melakukan pemantauan langsung terhadap arus mudik Idulfitri 1447 H di tiga lokasi penting di Gorontalo pada Selasa (17/3/2026). Langkah ini diambil untuk memastikan masyarakat mendapatkan layanan publik yang layak, aman, dan nyaman selama periode mudik. Kepala Kanwil KemenHAM Sulawesi Tengah, Mangatas Nadeak, yang diwakili oleh Koordinator Wilayah Kerja Gorontalo, Sarton Dali, menyatakan bahwa situasi di lapangan berlangsung aman dan tertib berkat kolaborasi yang baik antarinstansi.
“Pemantauan ini bertujuan untuk melindungi hak masyarakat,” ujar Sarton Dali. Ia menegaskan bahwa esensi dari pemantauan ini adalah untuk memastikan perlindungan hak masyarakat.
Di Pelabuhan Penyeberangan Gorontalo, Staf Bagian Administrasi, Muzakir Husa, melaporkan bahwa meskipun ada lonjakan penumpang, jumlahnya masih dalam batas normal. Tercatat total kedatangan sebanyak 702 penumpang dan keberangkatan 1.128 penumpang sejak H-7. Menurut Muzakir, angka tersebut masih di bawah kapasitas kapal yang ditetapkan oleh Biro Klasifikasi Indonesia (BKI). “Jumlah penumpang masih dalam batas aman,” ujarnya.
Sementara itu, di Pelabuhan Pelindo Gorontalo, Perwira Jaga, Stenli Taula, melaporkan adanya peningkatan signifikan pada armada Sabuk Nusantara 76 yang mengangkut 496 penumpang, hampir memenuhi kapasitas penuh. Sebanyak tujuh armada Tol Laut disiagakan untuk melayani rute dari Sulawesi Tengah hingga Maluku. Stenli juga mengingatkan masyarakat untuk mengutamakan keselamatan, mengingat tinggi gelombang menuju Maluku mencapai dua meter. “Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Dari sektor transportasi darat, Danru Terminal Dunginggi, Agus P. Kotton, memastikan arus mudik jalur darat tetap aman dan terkendali. Pihak Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Provinsi Gorontalo terus memperketat prosedur keselamatan melalui pemeriksaan kendaraan. “Kami memastikan semua kendaraan dalam kondisi layak jalan,” pungkas Agus.



















