Headline.co.id, Batang ~ Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Batang telah menyalurkan bantuan berupa 700 paket sembako senilai Rp150.500.000,00 kepada para mustahik di lingkungan instansi Pemerintah Kabupaten Batang. Selain itu, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kementerian Agama setempat juga menyalurkan 1.500 paket sembako senilai Rp450 juta kepada para pendidik di bawah Kemenag yang belum menerima gaji layak.
Wakil Ketua Bidang Keuangan dan Pelaporan Baznas Batang, Slamet Siswadi, menjelaskan bahwa tenaga kebersihan di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) termasuk dalam kelompok mustahik yang menerima bantuan. Sebanyak 273 tenaga kebersihan mendapatkan bantuan untuk meringankan kebutuhan menjelang Idulfitri.
“Sebelumnya, kami juga telah menyalurkan bantuan sembako kepada Satpol-PP, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, termasuk para mualaf yang membutuhkan,” ujar Slamet setelah penyerahan bantuan secara simbolis di Pendopo Kabupaten Batang, Jumat (13/3/2026).
Slamet menambahkan bahwa capaian zakat dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag telah mencapai 99 persen. Namun, untuk ASN di Pemda, capaian tersebut belum maksimal. “Target yang ingin dicapai adalah Rp11 miliar, namun baru terkumpul Rp3,7 miliar pada 2025,” ungkapnya. Ia berharap ada gerakan dari Pemkab Batang untuk menyosialisasikan pentingnya zakat dari ASN untuk disalurkan kepada mustahik.
Sekretaris DLH Batang, Muhammad Khuzaini, mengapresiasi kepedulian Baznas yang rutin menyalurkan bantuan sembako kepada petugas kebersihan. “Ada 273 orang yang layak menerima, mayoritas adalah P3K Paruh Waktu yang masih tergolong membutuhkan,” jelasnya. Ia berharap program ini dapat berlanjut setiap tahun dengan jumlah yang ditingkatkan.
Salah satu penerima bantuan, Purwono, yang telah bekerja sebagai petugas kebersihan selama 11 tahun, mengaku sangat terbantu dengan program Baznas. “Saya yang cuma petugas kebersihan sangat terbantu dengan program ini, semoga bisa rutin tiap tahunnya,” ujarnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)





















