Headline.co.id, Jakarta ~ Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memiliki potensi besar untuk memberdayakan masyarakat hingga ke tingkat akar rumput. Program ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat. Menko PM menyampaikan hal ini pada Kamis, 16 April 2026.
Muhaimin menekankan pentingnya peningkatan kualitas Program MBG agar dapat dinikmati secara merata oleh para siswa. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menyempurnakan menu makanan yang disediakan. “Kami ingin Program MBG semakin berkualitas dan dapat dinikmati oleh para siswa secara merata,” ujar Menko PM.
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, mengungkapkan bahwa selama satu tahun pelaksanaan Program MBG, sebanyak 27.066 Sentra Pangan dan Gizi (SPPG) telah terverifikasi, dan lebih dari 25 ribu di antaranya sudah beroperasi. Sony menambahkan bahwa inovasi dari para kepala daerah diperlukan untuk menyiapkan rantai pasok agar kebutuhan keluarga di pasar tradisional tidak terganggu.
Beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan oleh pemerintah daerah, seperti di Kabupaten Bogor yang membuat desa tematik hidroponik, diharapkan dapat menjadi percontohan. Hingga saat ini, sebanyak 1,7 juta masyarakat telah bekerja di SPPG, yang menunjukkan bukti nyata pemberdayaan masyarakat. Dari total 47 orang yang bekerja di SPPG, 30 persen di antaranya diutamakan berasal dari kelompok masyarakat dengan kemiskinan ekstrem, sementara selebihnya adalah masyarakat sekitar SPPG.






















