Headline.co.id, Samosir ~ Sumatera Utara. Kepolisian Resor Samosir menunjukkan kepedulian terhadap masa depan anak korban kekerasan. Kapolres Samosir, AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., M.H, melakukan kunjungan ke rumah anak korban penganiayaan di Desa Marlumba, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir. Kunjungan ini bertujuan untuk menunjukkan empati dan memastikan kondisi korban yang mengalami kekerasan dari ibu tirinya.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolres didampingi oleh Kasat Intelkam, Kasat Pamobvit, Kapolsek Simanindo, serta Kanit Reskrim Polsek Simanindo. Rombongan disambut hangat oleh keluarga korban, para guru dari SD Negeri 4 Marlumba, serta perangkat desa dan masyarakat sekitar dalam suasana kekeluargaan. Kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah untuk membangun pendekatan humanis kepolisian dan pihak keluarga.
Kapolres berdialog langsung dengan korban untuk memberikan dukungan moral dan memastikan kondisi psikologisnya. Korban mengungkapkan bahwa kekerasan terjadi berulang kali setiap kali ia melakukan kesalahan, dengan perlakuan yang sudah di luar batas kewajaran. Kapolres juga menggali informasi dari ayah korban, yang menyatakan bahwa kekerasan sering terjadi saat ia tidak berada di rumah.
Sebagai bentuk kepedulian nyata, Kapolres Samosir menyatakan komitmennya untuk menjadi orangtua asuh bagi korban. Niat ini disambut baik oleh korban dan mendapat dukungan penuh dari pihak keluarga. Kapolres juga berdialog dengan para guru yang pertama kali mengetahui kondisi korban. Pihak sekolah mengapresiasi perhatian kepolisian dan berharap adanya penanganan hukum yang tegas terhadap pelaku. Guru juga menyoroti perubahan perilaku dan kondisi psikologis korban di sekolah, serta menyatakan kesiapan untuk terus berkoordinasi dalam proses pemulihan.
Kapolres menegaskan bahwa kasus kekerasan terhadap anak menjadi perhatian serius pimpinan, khususnya Kapolda, sehingga penanganannya akan dilakukan secara profesional dan sesuai hukum yang berlaku. Ia menekankan bahwa kasus kekerasan terhadap anak tidak dapat diselesaikan melalui perdamaian yang menghentikan proses hukum, karena merupakan tindak pidana yang harus diproses demi keadilan dan efek jera.
“Polres Samosir berkomitmen menindaklanjuti kasus ini secara profesional serta memastikan perlindungan dan masa depan korban,” tegasnya. Kapolres juga mengingatkan pentingnya peran orang tua, khususnya ayah korban, untuk meningkatkan pengawasan dan menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak.
Kepada korban, Kapolres memberikan motivasi agar tetap semangat dalam belajar dan tidak menyerah dengan keadaan. Ia menegaskan bahwa pendidikan adalah kunci utama untuk meraih masa depan yang lebih baik, serta mengingatkan agar korban kelak tidak mengulangi siklus kekerasan yang pernah dialami. Sebagai bentuk lanjutan kepedulian, Kapolres Samosir juga berencana mengunjungi SD Negeri 4 Marlumba untuk melaksanakan kegiatan sosial berupa pembagian sepatu dan alat tulis kepada para siswa.
Kegiatan diakhiri dengan ucapan terima kasih dari pihak keluarga korban, para guru, dan perangkat desa kepada Kapolres Samosir beserta jajaran atas perhatian dan kepedulian yang diberikan. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama.






















