Headline.co.id, Jakarta ~ Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya persatuan dan kerukunan bangsa sebagai modal utama dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pernyataan ini disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Teluk, Timur Tengah. Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa Presiden Prabowo menyoroti kondisi dunia yang saat ini penuh dengan ketidakpastian dan berbagai tantangan yang dapat mengancam perdamaian global. Dalam menghadapi situasi ini, Kepala Negara menegaskan bahwa bangsa Indonesia harus terus memperkuat persatuan dan kerukunan.
Presiden Prabowo juga menegaskan kembali komitmennya untuk melindungi seluruh rakyat Indonesia dan menjaga keutuhan bangsa di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah. “Kepala Negara menegaskan kembali tanggung jawabnya sebagai kepala negara untuk melindungi seluruh rakyat Indonesia, serta menjaga keutuhan bangsa,” ujar Seskab Teddy.
Ketegangan di Timur Tengah meningkat setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangkaian serangan terhadap target di Iran, termasuk di Teheran, pada 28 Februari 2026. Serangan tersebut menargetkan sejumlah lokasi strategis seperti fasilitas rudal dan kilang minyak. Sebagai tanggapan, Iran melancarkan serangan rudal ke wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah sebagai tindakan pembelaan diri. Hingga 5 Maret 2026, tercatat 1.230 warga Iran tewas akibat serangan AS dan Israel.






















