Headline.co.id, Jakarta ~ Jakarta. Sukralosa, yang merupakan hasil modifikasi dari gula pasir (sukrosa), dikenal sebagai pemanis buatan yang lebih manis namun tidak diserap oleh tubuh. Pemanis ini banyak digunakan dalam produk seperti yoghurt rendah kalori, permen, dan produk khusus untuk penderita diabetes. Sukralosa pertama kali dikembangkan pada tahun 1970-an dan sejak itu telah digunakan secara luas di berbagai negara sebagai pemanis rendah kalori. Meskipun sering dianggap lebih sehat dibandingkan gula pasir, penggunaan sukralosa masih menimbulkan pertanyaan, terutama terkait aturan konsumsi dan perbedaannya dengan pemanis buatan lainnya.
Salah satu keunggulan sukralosa adalah tidak menambah kalori. Pemanis ini hampir tidak diserap oleh tubuh dan sebagian besar dikeluarkan melalui urine tanpa diolah menjadi energi atau lemak. Hal ini membuat sukralosa cocok bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan, menjalani diet rendah kalori, atau menjaga berat badan ideal tanpa mengorbankan rasa manis pada makanan dan minuman.
Selain itu, sukralosa tidak menyebabkan lonjakan gula darah. Berbeda dengan gula pasir, sukralosa tidak dipecah menjadi glukosa sehingga tidak memicu lonjakan insulin. Manfaat ini sangat berguna bagi penderita diabetes, prediabetes, atau mereka yang ingin menjaga kadar gula darah tetap stabil. Dengan demikian, Anda dapat menikmati rasa manis tanpa khawatir kadar gula darah melonjak drastis.
Sukralosa juga tidak merusak gigi. Gula biasa dapat diolah oleh bakteri di mulut menjadi asam yang dapat merusak email gigi dan memicu gigi berlubang. Namun, sukralosa tidak dimanfaatkan oleh bakteri mulut sebagai sumber makanan, sehingga tidak menghasilkan asam yang merusak gigi. Penggunaan sukralosa sebagai pengganti gula dapat membantu menurunkan risiko gigi berlubang dan penyakit gusi akibat konsumsi pemanis.
Keunggulan lain dari sukralosa adalah stabilitasnya terhadap panas. Beberapa pemanis buatan dapat kehilangan rasa manisnya saat dipanaskan atau digunakan dalam proses memasak. Namun, sukralosa tetap stabil pada suhu tinggi, sehingga dapat digunakan untuk memanggang kue, memasak makanan, atau membuat minuman panas seperti kopi dan teh tanpa mengurangi rasa manisnya. Hal ini memudahkan pengaturan asupan gula dalam berbagai jenis makanan dan minuman, baik yang disajikan dingin maupun panas.
Sukralosa juga bebas karbohidrat dan lemak, sehingga tidak mempengaruhi asupan makronutrien harian. Ini sangat bermanfaat bagi mereka yang menjalani diet rendah karbohidrat, pola makan keto, atau program penurunan berat badan tertentu. Dengan sukralosa, Anda tetap dapat menikmati berbagai makanan dan minuman manis tanpa mengganggu pola makan yang sudah direncanakan.























