Headline.co.id, Pemerintah Kota Padang Panjang ~ Sumatra Barat, berkomitmen untuk memperkuat pendidikan keagamaan bagi anak-anak sebagai bagian dari pembangunan karakter generasi muda. Hal ini diwujudkan melalui dukungan terhadap kegiatan Forum Komunikasi Lembaga Didikan Subuh (FKLDS) yang mengadakan peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW sekaligus menyambut bulan suci Ramadan 1447 H untuk santri TPQ–MDTA di seluruh Kota Padang Panjang.
Acara yang berlangsung dari Sabtu (7/2/2026) hingga Ahad (8/2/2026) ini mencakup berbagai lomba dan pembinaan, seperti Lomba Tahfizh Al-Qur’an kategori pemula, Lomba Tahfizh 1 Juz, Lomba Azan Subuh, serta Didikan Subuh Gabungan. Ketua FKLDS Kota Padang Panjang, Ade Afdil Datuak Majo Indo, menegaskan bahwa Didikan Subuh memiliki peran penting dalam pembentukan karakter anak sejak dini.
“Sebagai bentuk pembinaan berkelanjutan, sebelum masa pandemi Covid-19 pernah dilaksanakan penilaian Didikan Subuh di tingkat provinsi dan kota. Bahkan, pada prestasi terakhir, Padang Panjang berhasil meraih juara satu. Ke depan, kami sangat berharap kegiatan penilaian Didikan Subuh ini dapat diadakan kembali,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas khatam Al-Qur’an di TPQ–MDTA serta mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak, termasuk BAZNAS Kota Padang Panjang dan para donatur.
Dari sisi tata kelola lembaga pendidikan keagamaan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Panjang melalui Kasi Pendidikan Pondok Pesantren (Pendiponten), Suarman, mengingatkan pengelola TPQ–MDTA untuk memperhatikan aspek legalitas operasional. “Kami berharap para pengurus dan guru TPQ–MDTA dapat bersungguh-sungguh serta terus meningkatkan kinerjanya dalam mendidik generasi Qurani,” pesannya.
Sementara itu, Pemerintah Kota Padang Panjang melalui Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdako yang diwakili Hubban Jamma menilai kegiatan FKLDS sebagai langkah positif dalam memperkuat pembinaan karakter dan nilai keagamaan anak-anak di daerah tersebut. Bahkan, FKLDS didorong untuk mengupayakan pencapaian Rekor MURI melalui kegiatan Didikan Subuh ke depan.
Pemko Padang Panjang menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Kementerian Agama, FKLDS, serta pengelola TPQ–MDTA dalam memperkuat pendidikan keagamaan nonformal sebagai fondasi pembentukan generasi religius dan berkarakter.


















