Headline.co.id, Padang Panjang ~ Stabilitas pasokan menjadi faktor utama yang mendorong penurunan harga sejumlah komoditas pangan di Kota Padang Panjang, Sumatra Barat, pada awal Januari 2026. Sebanyak tujuh komoditas mengalami penurunan harga, dengan penurunan paling signifikan terjadi pada seledri, cabai rawit, dan ikan kembung.
Chandra Erfiko, Analis Perekonomian Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdako, pada Minggu (7/2/2026), menyatakan bahwa kondisi ini diharapkan dapat terus dipertahankan agar daya beli masyarakat tetap terjaga. “Penurunan harga ini menunjukkan pasokan yang relatif stabil. Ke depan, kondisi ini perlu dijaga agar tidak mengganggu daya beli masyarakat,” ujarnya.
Harga seledri tercatat turun Rp13.400, dari Rp31.700 menjadi Rp18.300 per kilogram (kg). Cabai rawit mengalami penurunan Rp7.867 dari Rp56.684 menjadi Rp48.817 per kg. Ikan kembung juga mengalami penurunan Rp6.667 dari Rp76.667 menjadi Rp70.000 per kg.
Komoditas lain yang turut mengalami penurunan harga adalah telur ayam ras yang turun Rp267 dari Rp29.335 menjadi Rp29.069 per kg. Telur itik turun Rp800 dari Rp31.600 menjadi Rp30.800 per kg. Bawang merah turun Rp800 dari Rp39.150 menjadi Rp38.350 per kg. Serta kacang tanah turun Rp344 dari Rp37.834 menjadi Rp37.500 per kg.
Namun demikian, pada minggu pertama Februari 2026, beberapa komoditas justru mengalami kenaikan harga. Kenaikan tertinggi terjadi pada cabai merah yang melonjak Rp19.350 dari Rp48.150 menjadi Rp67.500 per kg. Chandra menjelaskan, kenaikan harga cabai merah dipengaruhi oleh meningkatnya curah hujan yang berdampak pada hasil panen petani. “Curah hujan yang tinggi menyebabkan produksi dan panen tidak maksimal, sehingga pasokan cabai merah tidak mampu memenuhi permintaan pasar,” jelasnya.
Selain cabai merah, komoditas lain yang mengalami kenaikan harga lain cabai hijau naik Rp1.000, gula pasir naik Rp166, bawang putih naik Rp500, kacang hijau naik Rp667, bawang daun naik Rp1.400, serta terong naik Rp600 per kg.
Sementara itu, sejumlah komoditas utama lainnya terpantau relatif stabil, di antaranya beras berbagai kualitas, tepung terigu, daging sapi, daging ayam, serta minyak goreng baik kemasan maupun curah. Pemerintah Kota Padang Panjang terus melakukan pemantauan harga dan ketersediaan pasokan guna menjaga stabilitas harga pangan serta melindungi daya beli masyarakat. (Mc Padang Panjang/cigus)


















