Headline.co.id, Sleman ~ Kabupaten Sleman di lereng Gunung Merapi terus menarik perhatian wisatawan domestik hingga awal 2026. Dengan layanan wisata terpadu yang menggabungkan petualangan jeep dan edukasi sejarah kebencanaan, destinasi seperti Bunker Kaliadem dinilai efektif dalam memperpanjang masa kunjungan wisatawan dan menggerakkan perekonomian lokal.
Transformasi layanan yang semakin profesional menjadi kunci bagi Sleman untuk mempertahankan posisinya sebagai salah satu destinasi unggulan nasional. Hal ini terlihat dari kunjungan rombongan Politeknik Kesehatan Jember, Jawa Timur, pada Sabtu (17/1/2026).
Melalui unit usaha DSN Outbound yang dikelola oleh Kelompok Informasi Masyarakat Dinamika Sinema Nusantara, wisatawan mendapatkan paket wisata terpadu, mulai dari Lava Tour Merapi dengan jeep wisata hingga kegiatan penguatan tim di kawasan Kaliurang. Model pelayanan berbasis pengalaman ini menjadi standar baru bagi pelaku wisata di Sleman untuk meningkatkan kepuasan pengunjung.
Selama perjalanan melintasi medan berbatu, peserta tidak hanya merasakan sensasi petualangan saat melewati aliran lahar dingin Kali Kuning, tetapi juga mendapatkan edukasi mitigasi bencana. Pemandu wisata, Gunawan, memberikan penjelasan sejarah di setiap titik pemberhentian, mulai dari Museum Sisa Hartaku hingga Bunker Kaliadem.
“Pelayanan kami tidak hanya menonjolkan keindahan alam, tetapi juga kualitas informasi. Pemandu berperan sebagai duta edukasi yang menjelaskan kronologi erupsi dan proses pemulihan kawasan, sehingga wisatawan mendapatkan pengalaman yang utuh dan bermakna,” ujar Gunawan.
Dampak dari pelayanan prima tersebut dirasakan langsung oleh wisatawan. Dian, perwakilan rombongan dari Jember, menyampaikan bahwa konsep wisata yang ditawarkan memberikan pengalaman lebih dari sekadar rekreasi.
“Kami tidak hanya berwisata, tetapi juga mendapatkan wawasan tentang mitigasi bencana yang relevan dengan latar belakang kami di bidang kesehatan. Pelayanan pemandu dan pengemudi jeep sangat ramah dan profesional, membuat kami ingin kembali lagi ke Sleman,” ungkapnya.
Kehadiran unit usaha wisata berbasis komunitas seperti KIM Dinamika Sinema Nusantara turut memberikan efek domino bagi pertumbuhan ekonomi lokal. Meningkatnya kunjungan wisatawan dari luar daerah secara langsung menggerakkan sektor kuliner, penginapan, hingga jasa transportasi di Sleman.
Sinergi petualangan, edukasi, dan layanan prima tersebut memperkuat identitas pariwisata Sleman sebagai destinasi yang tangguh, inovatif, dan berkelanjutan. (ESK/KIM DSN)




















