Headline.co.id, Gresik ~ Pemerintah Kabupaten Gresik meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Gresik Mentari Mandiri Sejahtera (GMMS) yang dikelola oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB Gresik. Peresmian ini dilakukan oleh Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, pada Minggu (18/1/2026), sebagai upaya memperkuat layanan pemenuhan gizi masyarakat.
SPPG ini hadir untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar anak usia sekolah, balita, serta ibu hamil dan menyusui. Program ini digerakkan secara gotong royong oleh relawan yang sebagian besar berasal dari masyarakat sekitar. Dalam sambutannya, Wabup Alif mengapresiasi peran aktif organisasi kemasyarakatan, khususnya Muhammadiyah, dalam mendukung agenda strategis nasional yang tercantum dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
“Terima kasih atas kolaborasi yang terbangun. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan masyarakat dan organisasi sosial sangat penting untuk menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup warga,” ujar Wabup Alif. Ia juga menekankan pentingnya pemenuhan gizi yang harus berjalan seiring dengan pengelolaan lingkungan yang sehat. Oleh karena itu, ia mengingatkan pengelola dan relawan SPPG untuk memperhatikan kebersihan serta manajemen sampah dalam operasional harian. “Pelayanan gizi yang baik harus didukung lingkungan yang bersih. Ini kunci agar manfaat program dapat dirasakan secara berkelanjutan,” tambahnya.
Pada tahap awal, SPPG Yayasan GMMS akan menyuplai program MBG bagi dua sekolah dengan sasaran sekitar 1.000 siswa. Ke depan, kapasitas layanan ditargetkan meningkat hingga maksimal 3.000 porsi per hari, mencakup peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita di wilayah sekitar. Keberadaan SPPG ini juga membawa dampak sosial langsung bagi masyarakat. Sekitar 80 persen relawan berasal dari Kelurahan Yosowilangun, sehingga program tidak hanya berorientasi pada pemenuhan gizi, tetapi juga mendorong partisipasi aktif dan pemberdayaan masyarakat lokal.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik, Muhammad Thoha Mahsun, menekankan pentingnya menjaga kebersihan sebagai bagian tak terpisahkan dari layanan gizi. “Lingkungan yang bersih dan gizi yang terpenuhi menjadi fondasi utama agar anak-anak dapat tumbuh sehat dan berkembang secara optimal,” ujarnya. Dengan hadirnya SPPG berbasis kolaborasi ini, Pemerintah Kabupaten Gresik berharap upaya pemenuhan gizi masyarakat semakin merata, berkelanjutan, serta mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.





















