Headline.co.id, Banjarbaru ~ Empat kelurahan di Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, menerima alokasi Dana Alokasi Umum (DAU) dengan total Rp800 juta. Anggaran tersebut diberikan masing-masing sebesar Rp200 juta kepada Kelurahan Landasan Ulin Barat, Landasan Ulin Selatan, Landasan Ulin Tengah, dan Landasan Ulin Utara. Dana itu digunakan untuk pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat. Hingga Kamis (5/11/2026), progres pembangunan fisik di empat kelurahan tersebut rata-rata telah melampaui 80 persen.
Camat Liang Anggang Lia Astuti mengatakan, alokasi DAU tersebut dibagi untuk mendukung kegiatan fisik serta program pemberdayaan masyarakat. Setiap kelurahan mengalokasikan Rp140 juta untuk kegiatan fisik dan Rp60 juta untuk pemberdayaan.
Pembagian anggaran itu diarahkan agar pembangunan sarana dan prasarana dapat berjalan beriringan dengan penguatan program pemberdayaan di tingkat kelurahan. Seluruh kegiatan ditargetkan selesai pada November 2026.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Pembangunan Drainase hingga Paving Block
Lia menjelaskan, kegiatan fisik yang dibiayai melalui alokasi DAU meliputi pembangunan drainase, pemasangan paving block, dan pembuatan bata pres.
Pembangunan tersebut menjadi bagian dari pemanfaatan anggaran untuk memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana di empat kelurahan penerima. Berdasarkan laporan progres, rata-rata pelaksanaan pekerjaan fisik telah mencapai lebih dari 80 persen.
Dengan target penyelesaian pada November 2026, pelaksanaan pembangunan masih terus diarahkan agar sesuai dengan rencana kegiatan yang telah ditetapkan di masing-masing kelurahan.
Pemberdayaan Dukung Program Prioritas
Sebesar Rp60 juta di setiap kelurahan dialokasikan untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat. Anggaran tersebut difokuskan untuk mendukung program prioritas Pemerintah Kota Banjarbaru.
Salah satu kegiatan yang disebutkan adalah sosialisasi pemilahan sampah dan rencana budidaya maggot di Kelurahan Landasan Ulin Selatan. Program tersebut menjadi bagian dari upaya mengarahkan anggaran pemberdayaan pada kegiatan yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat dan prioritas pemerintah daerah.
“Untuk pemberdayaan diarahkan untuk mendukung program prioritas Pemerintah Kota Banjarbaru, seperti sosialisasi pilah sampah dan rencana budidaya maggot di Landasan Ulin Selatan,” ujar Lia, Kamis (5/11/2026).
Alokasi yang diterima empat kelurahan itu dengan demikian tidak hanya digunakan untuk pekerjaan fisik. Sebagian anggaran juga diarahkan untuk kegiatan yang memperkuat keterlibatan dan kapasitas masyarakat dalam mendukung program di lingkungan masing-masing.
Evaluasi untuk Kebutuhan Masyarakat
Lia menyampaikan, pemanfaatan anggaran akan terus dievaluasi agar setiap kegiatan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat secara langsung.
Evaluasi tersebut juga menjadi dasar untuk menentukan kebutuhan pada program berikutnya. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah pembangunan sumur resapan di wilayah yang rawan mengalami genangan dan banjir.
“Ke depannya, kegiatan yang didanai akan terus dievaluasi dan disesuaikan agar benar-benar menyasar kebutuhan yang paling esensial bagi masyarakat, seperti rencana pembangunan sumur resapan di wilayah rawan banjir,” katanya.
Melalui alokasi DAU sebesar Rp800 juta, Kecamatan Liang Anggang mendorong pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat dilaksanakan secara bersamaan. Penggunaan anggaran diarahkan tidak hanya pada realisasi belanja, tetapi juga pada kebutuhan masyarakat di Kelurahan Landasan Ulin Barat, Landasan Ulin Selatan, Landasan Ulin Tengah, dan Landasan Ulin Utara.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.












