Headline.co.id, Malang ~ Arema FC akan menghadapi Bali United pada pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027 di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Sabtu (31/10). Pelatih interim Arema FC, Andre Caldas, meminta para pemain tampil maksimal untuk mengamankan hasil positif di kandang. Laga Arema FC vs Bali United itu menjadi kesempatan bagi tuan rumah melanjutkan momentum setelah menang telak 4-0 atas Dewa United pada pertandingan sebelumnya. Untuk menghadapi ketajaman tim tamu, Caldas menekankan kolektivitas, disiplin taktik, dan semangat memperjuangkan setiap bola.
Arema FC menyadari Bali United memiliki lini serang yang berbahaya. Tim berjuluk Serdadu Tridatu itu disebut mempunyai produktivitas gol tinggi serta pencetak gol yang tersebar dari berbagai lini.
Namun, Caldas meminta anak asuhnya tidak terlalu fokus pada kekuatan lawan. Pelatih asal Brasil itu menilai Arema FC juga memiliki sejumlah pemain yang dapat menjadi ancaman bagi pertahanan Bali United.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Bali United tim yang seimbang, mencetak banyak gol dan tidak terlalu banyak kebobolan. Mereka punya penyerang-penyerang bagus seperti Arjuna Mahendra, Irfan Jaya, dan Marko Dugandzic. Tapi Arema juga punya Samuel Otusanya, Mauro Zijlstra, Careca, Marcos Vinicius, dan Gabi. Jika terlalu memikirkan lawan, kita justru lupa kekuatan sendiri,” tegas Caldas dalam sesi jumpa pers prapertandingan, Jumat (30/10), di Kandang Singa, Kota Malang.
Arema FC Diminta Tampil Kolektif
Menghadapi Bali United, Caldas mengarahkan timnya untuk menjaga kekompakan di seluruh lini. Ia menilai pertahanan Arema FC harus disiplin dan tidak memberikan ruang bagi pemain lawan untuk mengembangkan permainan.
Selain itu, setiap pemain diminta bekerja keras dalam perebutan bola. Caldas ingin Arema FC tampil dengan intensitas tinggi sejak pertandingan dimulai hingga laga berakhir.
“Kami tidak boleh memberikan ruang kepada Bali United. Jika mereka ingin mencetak gol, mereka harus bekerja keras karena kami akan membuat pertandingan berjalan sulit. Kami ingin bermain seperti sedang berperang, di mana setiap bola diperjuangkan dengan semangat tinggi,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menggambarkan pendekatan Arema FC untuk meredam permainan Bali United. Tuan rumah tidak hanya mengandalkan kemampuan individu, tetapi juga mengutamakan kerja sama antarpemain agar lawan kesulitan membangun serangan.
Andre Caldas Jelaskan Strategi False Nine
Caldas juga menjelaskan variasi taktik yang diterapkan Arema FC, termasuk penggunaan false nine pada pertandingan sebelumnya. Menurut dia, keputusan memainkan skema tersebut berkaitan dengan kebutuhan taktis dan kondisi fisik pemain untuk menjaga kekuatan tim hingga menit-menit akhir.
Ia menilai pengelolaan tenaga menjadi salah satu faktor penting dalam pertandingan sepak bola di Indonesia. Sebab, gol dapat tercipta pada penghujung laga ketika stamina pemain mulai menurun.
“Di sepak bola Indonesia, banyak gol tercipta di menit-menit akhir. Jika tim tidak memiliki tenaga dan kekuatan yang cukup, mereka bisa kalah. Karena itu, rotasi dan penempatan pemain di waktu yang tepat sangat krusial,” jelas Andre Caldas.
Dengan demikian, pilihan pemain dan perubahan posisi di lapangan menjadi bagian dari rencana Arema FC menghadapi Bali United. Caldas tidak hanya mempertimbangkan kebutuhan permainan pada awal laga, tetapi juga kemampuan tim mempertahankan performa sampai pertandingan selesai.
Modal Kemenangan 4-0 atas Dewa United
Arema FC memasuki pertandingan dengan modal kemenangan besar atas Dewa United. Hasil 4-0 pada pekan sebelumnya membuat Singo Edan bertekad kembali meraih kemenangan ketika menjamu tim papan atas klasemen sementara.
Waktu pemulihan yang lebih ideal pada pekan ini turut menjadi faktor yang diharapkan dapat membantu persiapan tim. Arema FC juga akan memperoleh dukungan suporter di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen.
Dukungan tersebut diharapkan menambah motivasi para pemain saat menghadapi Bali United. Meski menyadari kualitas lawan, Arema FC tetap berupaya mengandalkan kekuatan sendiri melalui permainan kolektif, disiplin, dan perjuangan dalam setiap perebutan bola.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.




















