Headline.co.id, Tangerang ~ Polda Banten berkoordinasi dengan PT ASDP Indonesia Ferry untuk mengevakuasi KMP Batumandi yang terbalik di jalur pelayaran Pelabuhan Merak, Cilegon. Kapal tersebut terbalik pada Rabu (21/10/2026) sekitar pukul 21.00 WIB, sehari setelah mengalami kebakaran hebat. Kepolisian menduga KMP Batumandi terbalik akibat ketidakstabilan badan kapal setelah proses pemadaman api. Evakuasi disiapkan untuk mengantisipasi gangguan terhadap alur pelayaran sekaligus mendukung penyelidikan penyebab kebakaran dan kecelakaan kapal.
Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea menyampaikan informasi tersebut melalui keterangan resmi yang diterima di Tangerang, Kamis (22/10/2026). Menurut dia, posisi kapal mulai berubah setelah kebakaran dipadamkan.
Kronologi KMP Batumandi Terbalik
Maruli menjelaskan, buritan kapal terlihat semakin tenggelam sekitar pukul 21.00 WIB. Kapal kemudian miring ke arah kiri sebelum akhirnya terbalik di perairan Merak.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Sekitar pukul 21.00 WIB, posisi buritan kapal terlihat semakin tenggelam hingga kapal miring ke arah kiri dan akhirnya terbalik. Lokasi kejadian berada pada koordinat 5° 56′ 620″ LS – 105° 59′ 548″ BT,” ujar Maruli.
Ketika insiden itu terjadi, kapal patroli polisi KP. XXIII-2013 sedang melaksanakan pengamanan di sekitar lokasi kejadian. Polda Banten menyebut posisi kapal yang terbalik berada di jalur pelayaran Pelabuhan Merak, Cilegon.
KMP Batumandi sebelumnya mengalami kebakaran hebat pada Selasa (20/10/2026). Setelah api dipadamkan, badan kapal diduga menjadi tidak stabil hingga menyebabkan buritan semakin tenggelam dan kapal terbalik.
Olah TKP Belum Dilakukan
Tim penyidik Polda Banten belum melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sebelum KMP Batumandi terbalik. Kepolisian menunda proses tersebut karena kondisi badan kapal masih berbahaya bagi petugas.
“Suhu badan kapal serta partikel di dalamnya masih cukup panas. Jika olah TKP dipaksakan, tentu berpotensi membahayakan keselamatan para petugas,” kata Maruli.
Dengan pertimbangan keselamatan itu, penyidik belum dapat melakukan pemeriksaan langsung secara menyeluruh terhadap lokasi kejadian. Kepolisian tetap melanjutkan penyelidikan dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi mata.
Koordinasi Evakuasi dan Pengapungan Kapal
Untuk mengantisipasi dampak terbaliknya kapal terhadap lalu lintas laut, Polda Banten berkoordinasi dengan Vessel Traffic Service (VTS) Merak. Koordinasi tersebut dilakukan untuk memitigasi potensi gangguan pada alur pelayaran di sekitar Pelabuhan Merak.
Polda Banten juga menggandeng PT ASDP Indonesia Ferry dan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) setempat. Ketiga pihak merencanakan proses pengapungan kembali atau refloating KMP Batumandi.
Proses refloating ditujukan untuk mendukung kelancaran penyelidikan lebih lanjut. Pengapungan kembali kapal juga menjadi bagian dari langkah penanganan setelah kapal terbalik di jalur pelayaran.
Selain berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait, kepolisian memastikan pengamanan di sekitar lokasi tetap dilakukan. Kapal patroli KP. XXIII-2013 berada di sekitar perairan Merak saat KMP Batumandi terbalik.
Keterangan Penumpang dan Sopir Dikumpulkan
Polda Banten masih berupaya mengungkap penyebab awal kebakaran hingga kapal akhirnya terbalik. Penyidik telah meminta keterangan dari sejumlah penumpang dan sopir yang berada di dalam KMP Batumandi.
“Polda Banten telah meminta keterangan dari sejumlah penumpang kapal serta para sopir yang berada di KMP Batu Mandi guna kepentingan penyelidikan,” pungkas Maruli.
Keterangan para penumpang dan sopir tersebut dikumpulkan untuk kepentingan penyelidikan mengenai rangkaian kejadian, mulai dari kebakaran pada Selasa hingga kapal terbalik pada Rabu malam. Polda Banten masih berkoordinasi dengan PT ASDP Indonesia Ferry, VTS Merak, dan KSOP setempat dalam penanganan KMP Batumandi.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.


















