Headline.co.id, Bogor ~ Arema FC membidik kemenangan saat menghadapi Garudayaksa FC pada lanjutan BRI Super League 2026/2027 di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu (17/10/2026) sore. Laga tersebut menjadi ujian bagi Arema FC untuk mempertahankan rekor belum terkalahkan sekaligus membawa pulang tiga poin dari kandang lawan. Target itu diusung meski tiga pemain penting, yakni Gustavo Henrique, Betinho, dan Alfeandra Dewangga, kemungkinan absen karena cedera. Pelatih Arema FC, Marcos Santos, menyiapkan tim dengan mengandalkan hasil latihan sepanjang pekan serta intensitas permainan seperti pada babak kedua laga sebelumnya.
Arema FC datang ke Bogor dengan kepercayaan diri, tetapi Marcos meminta para pemainnya tidak meremehkan Garudayaksa FC. Menurut pelatih asal Brasil tersebut, tuan rumah tetap memiliki kekuatan yang dapat menyulitkan, meskipun belum meraih kemenangan dalam beberapa pertandingan terakhir.
Dalam sesi jumpa pers pra-pertandingan, Marcos menyampaikan bahwa persiapan Arema FC berjalan baik. Ia juga mengakui adanya persoalan terkait absennya tiga pemain, namun kondisi itu tidak mengurangi kesiapan tim menghadapi laga.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Persiapan kita sampai sekarang bagus sekali, meskipun ada tiga pemain absen seperti Gustavo Henrique, Betinho, Dewangga. Tapi minggu ini kita bisa berlatih juga dengan bagus,” kata Marcos Santos.
Ia berharap perkembangan positif dalam latihan dapat diterapkan ketika pertandingan berlangsung. Arema FC sebelumnya memperlihatkan kebangkitan pada babak kedua saat menghadapi Persik Kediri dan Bhayangkara FC. Performa tersebut kemudian dijadikan acuan untuk menghadapi Garudayaksa.
“Semoga kita bisa bawa hal positif itu ke pertandingan besok melawan Garudayaksa dan bisa mendapat tiga poin di sini,” sambung Marcos.
Marcos Ingatkan Kualitas Garudayaksa
Marcos menilai Garudayaksa bukan lawan yang dapat dipandang sebelah mata. Ia menyebut tim tuan rumah memiliki kedalaman skuad yang berkualitas dan pemain asing dengan karakter Eropa. Garudayaksa juga ditangani pelatih yang pernah membawa timnya menjuarai Liga 2.
Bagi Marcos, kondisi Garudayaksa yang belum memetik kemenangan dalam beberapa laga terakhir justru bisa menjadi pemicu tambahan. Ia memperkirakan tim tuan rumah akan tampil dengan motivasi besar untuk bangkit di hadapan pendukungnya.
“Pertandingan ini sangat sulit. Kompetisi Super League adalah kompetisi kuat yang terus berkembang tiap tahunnya. Garudayaksa punya tim berbahaya dengan pemain individual yang bagus,” jelas Marcos.
“Mereka pasti punya motivasi tinggi untuk bangkit, tapi motivasi kita harus jauh lebih tinggi dari mereka. Kita belum kalah, tapi kita harus terus berkembang agar tidak kecolongan di papan atas,” tegasnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan fokus Arema FC bukan hanya mempertahankan catatan tanpa kekalahan, melainkan juga terus memperbaiki permainan agar tidak kehilangan posisi di papan atas. Marcos ingin timnya mampu menjaga konsistensi meski menghadapi lawan yang bertekad menghentikan tren negatif.
Arema FC Siapkan Tekanan Sejak Awal
Penyerang Arema FC, Gabriel Silva, memastikan seluruh pemain siap menjalankan instruksi Marcos Santos. Menurut pemain yang akrab disapa Gabi tersebut, waktu setelah pertandingan melawan Bhayangkara FC dimanfaatkan untuk melakukan persiapan dan mengevaluasi kekurangan tim.
Salah satu perhatian Arema FC adalah efektivitas dalam memanfaatkan peluang. Gabi berharap timnya dapat mempertahankan intensitas permainan, terutama seperti yang ditunjukkan pada babak kedua dalam laga sebelumnya.
“Saya rasa persiapan sangat bagus. Kita punya waktu cukup sesudah pertandingan kontra Bhayangkara,” ujar Gabriel Silva.
“Seperti yang dikatakan pelatih, kita harus menjaga intensitas seperti di babak kedua pada laga sebelumnya. Di mana kita bisa merebut bola dengan cepat, menekan lawan, dan menciptakan banyak peluang untuk mengamankan kemenangan,” paparnya.
Rencana tersebut akan diuji oleh permainan Garudayaksa FC di Stadion Pakansari. Arema FC perlu memaksimalkan peluang yang didapat jika ingin mewujudkan target tiga poin dalam laga lanjutan BRI Super League 2026/2027 itu.
Gabriel Silva Tak Risau Belum Cetak Gol
Gabriel Silva juga menanggapi catatan pribadinya yang belum kembali mencetak gol dalam beberapa pertandingan terakhir. Ia mengaku tidak menjadikan hal tersebut sebagai beban karena kepentingan tim berada di atas pencapaian individu.
Menurut Gabi, setiap penyerang memang ingin mencetak gol dalam setiap pertandingan. Namun, ia menilai kemenangan Arema FC tetap menjadi prioritas utama.
“Semua penyerang tentu ingin mencetak gol di setiap laga untuk membantu tim. Namun yang paling utama adalah tim bermain bagus dan meraih kemenangan,” tutur Gabi.
Ia menegaskan akan terus bekerja keras dalam latihan sambil menunggu kesempatan mencetak gol kembali. Gabi berharap peluang tersebut datang ketika Arema FC menghadapi Garudayaksa FC di Bogor.
“Saya terus bekerja keras setiap hari di latihan, dan saya percaya saatnya akan tiba. Jika Tuhan mengizinkan, semoga gol itu datang di pertandingan besok,” tutupnya optimis.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.


















