Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengajak empat agen perjalanan asal Singapura mengikuti famtrip Yogyakarta pada 28 September hingga 2 Oktober 2026. Selama lima hari, para peserta mengeksplorasi atraksi wisata wellness dan gastronomy di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kegiatan ini dilakukan untuk mendukung pencapaian target kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) 2026 sekaligus memperkenalkan konsep pariwisata bernilai tinggi. Informasi tersebut disampaikan Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini di Jakarta, Kamis (15/10/2026).
Famtrip Yogyakarta tersebut dirancang agar agen perjalanan Singapura dapat melihat dan merasakan secara langsung pengalaman wisata yang berpotensi dikemas menjadi paket perjalanan. Kemenpar menilai pendekatan itu penting karena wisatawan asal Singapura kini semakin menggemari liburan yang menawarkan relaksasi jiwa dan raga atau wellness serta eksplorasi kuliner autentik atau gastronomy.
Famtrip Yogyakarta Sasar Minat Wisatawan Singapura
Ni Made Ayu Marthini mengatakan, Yogyakarta memiliki keunggulan komparatif yang kuat dalam dua segmen tersebut. Keunggulan itu mencakup tradisi kebugaran yang berbasis kearifan lokal serta kekayaan warisan kuliner Nusantara.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Menurut Made, kehadiran para agen perjalanan dalam famtrip diharapkan memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai potensi wisata wellness dan gastronomy di Yogyakarta. Setelah mengikuti rangkaian pengalaman tersebut, mereka diharapkan dapat menyusun dan menjual paket wisata yang sesuai dengan minat masyarakat Singapura.
“Melalui famtrip ini, kami membantu para agen perjalanan Singapura meracik paket wisata berkualitas yang sesuai dengan minat pasar mereka, sekaligus memperkuat daya saing pariwisata Indonesia di tingkat regional,” ujar Made.
Kegiatan ini menjadi langkah konkret Kemenpar dalam menghadirkan pariwisata bernilai tinggi atau high-value tourism. Fokus tersebut diterapkan melalui pengalaman wisata yang tidak hanya menampilkan destinasi, tetapi juga menggabungkan relaksasi, kuliner, serta peluang kerja sama dengan pelaku industri pariwisata di Yogyakarta.
Rangkaian Pengalaman Wellness dan Gastronomy
Selama berada di Yogyakarta, peserta mengikuti rangkaian agenda premium yang menampilkan sejumlah atraksi dan pengalaman wisata. Agenda dibuka dengan relaksasi wellness khas di Garrya Bianti.
Para agen perjalanan kemudian diajak menyaksikan matahari terbit dengan latar Candi Borobudur dari Dagi Abhinaya. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari pengenalan destinasi yang ditawarkan dalam paket wisata berkualitas kepada pasar Singapura.
Eksplorasi kuliner Nusantara juga menjadi bagian utama dalam perjalanan ini. Peserta mengikuti gastronomy experience di Dagi Abhinaya dan Omah Kecebong.
Rangkaian kuliner dilanjutkan dengan jamuan makan malam Wonderful Indonesia Gastronomy (WIG) di Mediterranea Restaurant by Kamil. Melalui agenda tersebut, peserta memperoleh pengalaman langsung terhadap sajian dan kekayaan kuliner yang menjadi bagian dari daya tarik wisata Yogyakarta.
Kemenpar mengarahkan rangkaian kegiatan itu untuk memperlihatkan kombinasi pengalaman wellness dan gastronomy yang dinilai sesuai dengan tren wisatawan Singapura. Pengalaman langsung tersebut diharapkan membantu agen perjalanan dalam merancang produk wisata yang lebih relevan bagi calon pelanggannya.
Ditutup dengan Pertemuan Bisnis
Rangkaian famtrip ditutup dengan sesi Table Top di Hotel Tentrem. Sesi ini membuka peluang kerja sama bisnis secara langsung agen perjalanan Singapura dan para pelaku industri pariwisata Yogyakarta.
Pertemuan tersebut menjadi tahap lanjutan setelah para peserta menjajal berbagai pengalaman wisata selama lima hari. Melalui interaksi langsung dengan pelaku industri, peluang pengembangan serta penjualan paket wisata Yogyakarta kepada masyarakat Singapura dapat dibahas.
Made menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Famtrip itu terlaksana melalui kolaborasi Kemenpar dengan Garuda Indonesia dan Hotel Tentrem, serta dukungan dari InJourney, Bale Raos, dan Plataran Borobudur.
“Melalui sinergi kuat pemerintah, maskapai penerbangan, dan para pelaku industri pariwisata, Kementerian Pariwisata terus berkomitmen mempromosikan destinasi unggulan secara efektif demi mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat daya saing pariwisata nasional,” ujar Made.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.
















![[Siaran Pers] Meutya Hafid Bahas Potensi Kerja Sama Pusat Data dan Infrastruktur Komputasi dengan Finlandia](https://www.headline.co.id/wp-content/uploads/2026/10/siaran-pers-meutya-hafid-bahas-potensi-kerja-sama-pusat-data-dan-infrastruktur-komputasi-dengan-finlandia.jpeg)


