Headline.co.id, Bandung ~ Anggota Komisi III DPR RI Abdullah meminta kepolisian memastikan ibu dan anak yang diduga menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, memperoleh perlindungan dan pendampingan. Permintaan itu disampaikan agar keduanya dapat memulihkan trauma setelah diduga terdampak kekerasan yang berkaitan dengan persoalan judi online. Abdullah menyampaikan hal tersebut di Jakarta, Rabu (15/10/2026), dengan menekankan bahwa penanganan kasus tidak boleh berhenti pada proses hukum terhadap pelaku.
Menurut Abdullah, polisi perlu memberikan perhatian serius terhadap kondisi psikologis ibu dan anak tersebut. Pendampingan diperlukan supaya keduanya dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan aman tanpa terus dibayangi rasa takut.
“Jadi, fokusnya bukan hanya menangani pelaku KDRT karena persoalan judi slot, tetapi juga melindungi ibu dan anaknya agar bisa pulih dari trauma dan kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan rasa aman,” kata Abdullah di Jakarta, Rabu (15/10/2026).
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Polisi Diminta Pulihkan Trauma Korban KDRT
Abdullah menilai perlindungan terhadap korban harus menjadi bagian penting dalam penanganan dugaan KDRT tersebut. Selain memproses perkara secara hukum, kepolisian diminta memastikan ibu dan anak mendapatkan dukungan yang dibutuhkan untuk menghadapi dampak psikologis akibat kekerasan.
Ia berharap penanganan dilakukan secara menyeluruh, termasuk melalui pendampingan terhadap keluarga yang terdampak serta perlindungan bagi perempuan dan anak yang menjadi korban.
“Lakukan mitigasi secara menyeluruh,” ujar Abdullah.
Kasus dugaan KDRT itu sebelumnya menjadi perhatian setelah sebuah akun Instagram @mompahh_ mengunggah video yang memperlihatkan seorang pria mengamuk dan memecahkan cermin lemari. Pecahan kaca dalam kejadian tersebut dilaporkan mengenai anaknya yang masih balita.
Dalam unggahan itu, pemilik akun juga menceritakan persoalan judi slot yang dialami suaminya. Unggahan tersebut kemudian menjadi viral di media sosial.
Dampak Judi Online Meluas ke Keluarga
Selain meminta perlindungan bagi korban, Abdullah menyoroti persoalan judi online di Jawa Barat. Berdasarkan data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Jawa Barat termasuk provinsi dengan transaksi judi online tertinggi di Indonesia dan berada di lima besar dalam beberapa tahun terakhir.
Abdullah mengatakan judi online tidak dapat dipandang semata-mata sebagai persoalan keuangan. Menurut dia, dampaknya dapat meluas ke kehidupan keluarga, termasuk mengganggu keharmonisan rumah tangga, memicu kekerasan, dan mengancam kesejahteraan anak.
Karena itu, ia meminta Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama pemangku kepentingan terkait mengambil langkah konkret untuk mencegah serta menangani dampak judi online di masyarakat.
Upaya tersebut, kata Abdullah, perlu mencakup pencegahan, pendampingan bagi keluarga terdampak, dan perlindungan terhadap perempuan serta anak. Penanganan terpadu dinilai diperlukan agar dampak judi online tidak berkembang menjadi persoalan sosial yang lebih luas.
Korban Mengaku Mendapat Tekanan
Setelah video mengenai dugaan KDRT tersebut viral, pemilik akun Instagram @mompahh_ mengaku mengalami tekanan akibat komentar sejumlah pihak. Ia menyebut ada pihak yang menyudutkan dan menghakiminya.
Pemilik akun itu juga mengungkapkan adanya permintaan agar video tersebut dihapus. Informasi tersebut menambah perhatian terhadap pentingnya perlindungan bagi korban maupun pihak yang berupaya mengungkap dugaan kekerasan dalam rumah tangga.
Kasus ini kembali menyoroti kebutuhan akan perlindungan terhadap perempuan dan anak yang terdampak KDRT. Pada saat yang sama, persoalan judi online dinilai perlu ditangani secara terpadu karena dampaknya tidak hanya berkaitan dengan kondisi ekonomi, tetapi juga dapat memengaruhi hubungan keluarga dan keselamatan anak.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.















