Headline.co.id ~ Maximo Quiles memastikan gelar juara dunia Moto3 2026 setelah memenangi Grand Prix Indonesia di Mandalika pada 11 Oktober 2026. Pembalap CFMOTO Gaviota Aspar Team itu memimpin balapan sejak lap kedua dan meraih kemenangan kesepuluhnya musim ini. Quiles mengungguli David Almansa dari Liqui Moly Dynavolt Intact GP dan Brian Uriarte dari Red Bull KTM Ajo. Hasil tersebut mengunci gelar juara dunia bagi Quiles saat musim masih menyisakan lima putaran.
Maximo Quiles Juara Dunia Moto3 dengan Kemenangan Dominan
Quiles mengawali balapan dari posisi kedua di grid. Namun, David Almansa melakukan start sempurna dan merebut holeshot. Quiles segera naik ke posisi kedua pada lap pertama sebelum mengambil alih pimpinan lomba pada lap kedua.
Pada lap yang sama, Adrian Fernandez dari Leopard Racing juga merangsek ke posisi podium. Persaingan ketat di rombongan depan mulai membuat jarak antar-pembalap melebar. Almansa menjadi salah satu pembalap yang paling dirugikan karena sempat turun ke posisi kedelapan ketika Quiles memimpin balapan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Kecelakaan mulai mewarnai balapan pada lap ketiga. Casey O’Gorman dari SIC58 Squadra Corse terjatuh di Tikungan 5 dan tidak dapat melanjutkan Grand Prix. Rekan setimnya, Leo Rammerstorfer, juga mengalami insiden terpisah.
Ryota Ogiwara dari CODE Motorsports kemudian mengalami kecelakaan pada lap yang sama. Sementara itu, Almansa berhasil kembali ke posisi kedua pada lap kelima. Kesalahan Quiles di Tikungan 16 sempat memberikan peluang kepada para pengejar karena jaraknya dengan Almansa menyusut menjadi 1,6 detik.
Persaingan Podium Mulai Terbentuk
Saat balapan mencapai separuh jarak, Quiles kembali memperlebar keunggulannya menjadi 1,5 detik atas Almansa. Fernandez dan Alvaro Carpe dari Red Bull KTM Ajo berada di belakang Almansa, dengan jarak 1,6 detik dari Rico Salmela yang menempati posisi berikutnya.
Drama kembali terjadi pada lap ke-11. Carpe menyenggol bagian belakang motor Fernandez dan terjatuh di Tikungan 10. Pembalap bernomor 31 itu masih dapat melanjutkan balapan, tetapi posisinya merosot ke rombongan belakang. Satu lap kemudian, Carpe kembali melakukan kesalahan di Tikungan 2.
Adrian Cruces dari CIP GreenPower juga mengalami kecelakaan pada akhir lap tersebut di Tikungan 16. Ia masih dapat kembali ke lintasan dan melanjutkan balapan.
Memasuki lap ke-14, Quiles sudah unggul dua detik di depan. Namun, pembalap asal Spanyol itu mendapat peringatan batas lintasan. Dengan hanya sedikit ruang untuk melakukan kesalahan, Quiles tetap mampu menjaga keunggulannya.
Dua lap sebelum finis, keunggulan Quiles mencapai 2,8 detik. Jarak tersebut memberinya cukup ruang untuk mengendalikan balapan dan memastikan motornya tetap berada dalam batas lintasan meski Almansa terus berusaha mengejar.
Quiles Masuk Klub Eksklusif Juara Dunia Lebih Awal
Quiles melewati garis finis sebagai pemenang dan mengamankan gelar juara dunia Moto3 dengan lima putaran tersisa. Kemenangan di Mandalika menjadi kemenangan ke-10 Quiles musim ini.
Almansa finis kedua dan semakin memperkuat posisinya di peringkat kedua klasemen keseluruhan. Posisi ketiga menjadi milik Brian Uriarte setelah pembalap Red Bull KTM Ajo itu menyalip Matteo Bertelle dari LEVELUP-MTA pada lap terakhir.
Rico Salmela finis kelima, menyamai hasil terbaik sepanjang kariernya. Pembalap tuan rumah Veda Pratama dari Honda Team Asia berada di posisi keenam.
Guido Pini dari Leopard Racing sempat finis di posisi ketujuh di depan rekan setimnya, Adrian Fernandez. Namun, Pini mendapat hukuman setara Long Lap Penalty karena mengambil jalan pintas di Tikungan 9. Akibatnya, ia tercatat finis di posisi kedelapan.
Joel Esteban dari LEVELUP-MTA menempati posisi kesembilan, sedangkan Scott Ogden dari CIP GreenPower melengkapi 10 besar.
Dengan mengunci gelar lima putaran sebelum musim berakhir, Quiles bergabung dengan kelompok eksklusif pembalap yang mampu meraih gelar juara dunia lebih awal di semua kelas. Sebelumnya, hanya Mike Hailwood, Giacomo Agostini, dan Marc Marquez yang tercatat melakukan pencapaian tersebut.
Persaingan perebutan gelar memang telah berakhir, tetapi lima putaran tersisa pada musim 2026 masih menyisakan sejumlah pertarungan di lintasan.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.




















