Headline.co.id, Gorontalo Utara ~ Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Gorontalo mengkaji tawaran pengelolaan cold storage atau ruang pendingin di UPTD Pelabuhan Perikanan (PP) Gentuma, Gorontalo Utara, pada Rabu (7/10/2026). Kajian dilakukan untuk mengoptimalkan pemanfaatan Barang Milik Daerah (BMD) sekaligus memperkuat rantai dingin perikanan. DKP menilai fasilitas tersebut berpotensi mendukung penyimpanan, distribusi, dan perdagangan hasil perikanan di tengah keterbatasan anggaran daerah. Proses pemanfaatannya akan ditentukan berdasarkan penelitian kondisi aset, kebutuhan calon pengelola, serta mekanisme pengelolaan BMD yang berlaku.
Kepala DKP Provinsi Gorontalo Aryanto Husain mengatakan, tawaran pengelolaan cold storage harus direspons melalui kajian yang serius. Menurut dia, aset daerah yang memiliki potensi ekonomi perlu diarahkan agar tidak berhenti sebagai bangunan yang tidak produktif.
“Kita tidak ingin aset yang memiliki potensi hanya menjadi bangunan yang tidak produktif. Kalau ada pihak yang serius ingin mengelola dan memberikan manfaat bagi daerah, tentu kita harus merespons. Namun seluruh proses tetap harus melalui penelitian dan mekanisme sesuai ketentuan pengelolaan BMD,” tegas Aryanto, Rabu (7/10/2026).
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Kajian Cold Storage Gorontalo Perhatikan Manfaat Ekonomi
Pemanfaatan cold storage dinilai dapat menjadi bagian penting dalam penguatan ekosistem perikanan Gorontalo Utara. Fasilitas rantai dingin tersebut berpotensi membantu penyimpanan hasil perikanan sehingga mendukung kelancaran distribusi dan perdagangan.
Keberadaan ruang pendingin juga dinilai dapat membuka peluang pasar yang lebih luas bagi komoditas perikanan. Namun, DKP belum menetapkan bentuk pemanfaatan aset tersebut karena masih menunggu hasil penelitian langsung terhadap kondisi fasilitas.
Aryanto menyebut, pemanfaatan aset tidak hanya dilihat dari kemungkinan penerimaan daerah. Dampak ekonomi yang dapat muncul dari pengelolaan cold storage juga menjadi pertimbangan, termasuk penguatan usaha perikanan, pembukaan pasar, hingga peluang mendukung ekspor.
“Optimalisasi aset tidak hanya kita ukur dari penerimaan daerah. Kita juga melihat dampak ekonominya. Kalau cold storage ini bisa menggerakkan usaha perikanan, memperkuat rantai dingin, membuka pasar dan bahkan mendukung ekspor, maka nilai manfaatnya menjadi lebih besar,” jelasnya.
Tim Aset Teliti Kondisi Fasilitas
Sebagai tindak lanjut tawaran pengelolaan tersebut, Tim Aset Sekretariat DKP bersama calon pengelola melakukan penelitian langsung terhadap kondisi cold storage di UPTD PP Gentuma. Penelitian ini menjadi salah satu dasar untuk menentukan bentuk pemanfaatan yang paling sesuai.
DKP menyebut bentuk pemanfaatan dapat dilakukan melalui skema sewa maupun opsi lain yang diperbolehkan sesuai ketentuan. Penentuan skema tersebut akan mempertimbangkan kondisi aset, kebutuhan calon pengelola, nilai pemanfaatan, dan kepentingan daerah.
“Kita ingin prosesnya benar sejak awal. Kondisi aset harus diketahui, kebutuhan calon pengelola harus jelas, nilai pemanfaatannya harus dikaji, dan kepentingan daerah tetap menjadi pertimbangan utama,” pungkas Aryanto.
Masuk Arah Agromaritim Gorontalo
Rencana pemanfaatan cold storage tersebut sejalan dengan arah Agromaritim Pemerintah Provinsi Gorontalo. Kebijakan itu mendorong optimalisasi potensi daerah, peningkatan nilai tambah komoditas, serta pengembangan akses pasar.
DKP juga melihat pengelolaan fasilitas tersebut dalam konteks penguatan kerja sama kawasan Utara-Utara. Cold storage diharapkan dapat mendukung pergerakan dan pemasaran komoditas perikanan antardaerah apabila pemanfaatannya dinilai layak dan memenuhi ketentuan.
Dengan demikian, keputusan mengenai pengelolaan cold storage belum hanya berorientasi pada penggunaan aset, tetapi juga pada manfaat yang dapat diberikan bagi kegiatan perikanan dan perekonomian daerah. Hasil penelitian terhadap fasilitas itu akan menjadi bagian penting dalam menentukan langkah selanjutnya.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.
















