Headline.co.id ~ Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Pangan) bersama sejumlah mitra menyalurkan bantuan sekitar Rp1,7 miliar untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut disalurkan melalui program Sahabat Pangan Peduli NTT ke Kabupaten Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka, dan Manggarai Timur. Penyaluran dilakukan dalam beberapa tahap, termasuk pada Kamis (24/9/2026) di Kabupaten Ngada. Bantuan diberikan dalam bentuk uang tunai, barang kebutuhan dasar, serta dukungan pemulihan rumah ibadah dan masyarakat terdampak.
Secara keseluruhan, bantuan Sahabat Pangan Peduli NTT terdiri atas bantuan tunai sebesar Rp990 juta dan bantuan barang senilai sekitar Rp710 juta. Program tersebut melibatkan pemerintah, dunia usaha, asosiasi, badan usaha milik negara (BUMN), serta pegawai Kemenko Pangan.
Penyaluran di Kabupaten Ngada dilakukan oleh Staf Ahli Menteri Bidang Transformasi Digital dan Hubungan Antar Lembaga Kemenko Pangan Bara Krisnha Hasibuan bersama Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Konektivitas Kemenko Pangan Prayudi Syamsuri. Bantuan itu diterima oleh Wakil Bupati Ngada Bernadinus Dhey Ngebu.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Rincian bantuan untuk wilayah terdampak
Dalam rangkaian penyaluran pada 24 September 2026, Kemenko Pangan memberikan bantuan tunai dan dukungan langsung kepada masyarakat terdampak di Kabupaten Ngada, Nagekeo, dan Ende.
Bantuan tersebut mencakup Rp500 juta kepada Pemerintah Kabupaten Ngada untuk mendukung penanganan masyarakat terdampak. Kemenko Pangan juga menyalurkan bantuan untuk sejumlah rumah ibadah, yaitu Rp50 juta kepada Gereja Paroki Soa di Kabupaten Ngada, Rp25 juta untuk Masjid Maubawa, dan Rp25 juta bagi Masjid Aimere.
Selain itu, bantuan sebesar Rp50 juta disalurkan kepada Paroki Gako di Kabupaten Nagekeo. Paroki Ropa di Kabupaten Ende juga menerima bantuan Rp50 juta untuk membantu pemulihan rumah ibadah yang terdampak gempa.
Kemenko Pangan turut menyalurkan bantuan Rp240 juta kepada keluarga besar Kemenko Pangan yang terdampak bencana. Sementara itu, paket sembako senilai Rp50 juta dibagikan kepada masyarakat di Desa Turamuri dan warga sekitar Gereja Paroki Soa, Kabupaten Ngada.
Tim Kemenko Pangan bersama Pemerintah Kabupaten Ngada juga meninjau sejumlah lokasi terdampak, termasuk Gereja Salib Suci Soa dan Desa Turamuri. Dalam kegiatan tersebut, bantuan sembako diserahkan secara langsung kepada masyarakat.
Bantuan barang menjangkau 1.908 keluarga
Dari total bantuan barang sekitar Rp710 juta, sekitar Rp565 juta berasal dari Cargill Indonesia. Bantuan tersebut telah disalurkan lebih dahulu pada minggu kedua September 2026 kepada masyarakat terdampak di Kabupaten Ende, Sikka, dan Manggarai Timur.
Bantuan Cargill Indonesia menjangkau 1.908 keluarga di sembilan desa. Bentuk bantuan yang diberikan berupa paket kebutuhan pokok dan kebutuhan dasar.
Dukungan barang lainnya berasal dari ID FOOD sebesar Rp100 juta, Heinz ABC Indonesia Rp20 juta, Frisian Flag Indonesia Rp16 juta, dan Mayora Rp9 juta. Nilai keseluruhan bantuan barang dari para mitra tersebut mencapai sekitar Rp710 juta.
PT Pos Indonesia juga memberikan dukungan dalam rangkaian distribusi dan penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak bencana di NTT.
Bara Krisnha Hasibuan mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan gotong royong untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.
“ Kami di Kemenko Pangan terpanggil untuk bersama-sama membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Melalui Sahabat Pangan Peduli NTT, kami mengajak dunia usaha, asosiasi, BUMN, dan seluruh keluarga besar Kemenko Pangan untuk bergotong royong membantu masyarakat agar dapat segera bangkit dan pulih,” ujar Bara dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Sabtu (26/9/2026).
Kolaborasi pemerintah dan mitra
Dalam bentuk bantuan tunai, dukungan program Sahabat Pangan Peduli NTT lain berasal dari Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia (AGRI) dan para anggotanya sebesar Rp1,2 miliar, GAPMMI Rp100 juta, Sinar Mas Rp100 juta, P3JI Rp50 juta, ASKINDO Rp30 juta, KSO Sucofindo–Surveyor Indonesia Rp10 juta, serta pegawai Kemenko Pangan.
Wakil Bupati Ngada Bernadinus Dhey Ngebu menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan Kemenko Pangan dan seluruh mitra. Menurut dia, dukungan tersebut penting bagi masyarakat yang sedang berupaya bangkit dari dampak bencana.
“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Ngada, kami menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan bantuan dari Kemenko Pangan dan seluruh mitra. Dukungan ini sangat berarti bagi masyarakat kami yang sedang berupaya bangkit dari dampak bencana,” ujar Bernadinus.
Uskup Agung Ende Mgr. Budi Kleden juga menyampaikan apresiasi kepada para pihak yang mendukung masyarakat NTT. Ia menilai dukungan para donatur menjadi bagian dari proses kebangkitan masyarakat setelah bencana.
“Sebagai umat beriman dan orang berbudaya, kami berusaha untuk bangkit, tidak tenggelam dalam musibah. Kebangkitan itu tidak terlepas dari dukungan para donatur, termasuk Kemenko Pangan,” ujar Mgr. Budi.
Program Sahabat Pangan Peduli NTT diarahkan untuk membantu masyarakat terdampak bencana sekaligus mendukung pemulihan sosial dan kehidupan masyarakat di Nusa Tenggara Timur.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.


















