Headline.co.id, Pangandaran ~ Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin meninjau Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 336/Merak Sakti di Cimerak, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Sabtu (26/9/2026). Kunjungan kerja itu dilakukan untuk melihat kondisi pangkalan dan kesiapan operasional prajurit Yonif TP 336/Merak Sakti. Dalam kesempatan tersebut, Menhan menekankan peran satuan sebagai batalyon TNI Angkatan Darat pertama yang berdiri di Kabupaten Pangandaran sekaligus pangkalan paling ujung timur wilayah Kodam III/Siliwangi. Ia juga meminta prajurit menjalankan fungsi tempur dan teritorial pembangunan untuk menjaga keamanan serta memberi manfaat bagi masyarakat.
Kunjungan ke Marshalling Area Yonif TP 336/Merak Sakti tersebut turut dihadiri Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad), Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan (Sekjen Kemhan), serta Kepala Staf Kodam III/Siliwangi (Kasdam III/Siliwangi).
Sebelum meninjau area kesatrian, Menhan menerima paparan dari Komandan Yonif TP 336/Merak Sakti mengenai kondisi pangkalan dan kesiapan operasional prajurit. Setelah itu, Sjafrie melihat langsung area kesatrian dan memberikan pengarahan kepada seluruh personel.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Yonif TP 336/Merak Sakti Berada di Ujung Timur Kodam III/Siliwangi
Dalam arahannya, Menhan Sjafrie menyoroti posisi strategis Yonif TP 336/Merak Sakti. Selain menjadi pangkalan batalyon TNI Angkatan Darat pertama di Kabupaten Pangandaran, satuan tersebut berada di pangkalan paling ujung timur wilayah Kodam III/Siliwangi.
“Pangkalanmu di sini adalah pangkalan yang paling ujung timur dari Kodam III/Siliwangi. Kalian adalah prajurit TNI Angkatan Darat Batalyon Infanteri yang pertama di Pangandaran. Pangandaran memiliki kekayaan alam dan menjadi objek wisata turis dari negara-negara lain, yang harus ikut kamu lindungi dan amankan,” tegas Menhan Sjafrie.
Menurut Sjafrie, posisi tersebut membuat prajurit memiliki tanggung jawab untuk turut melindungi dan mengamankan kekayaan alam serta objek wisata Pangandaran yang menjadi tujuan wisatawan dari negara-negara lain.
Diminta Perkuat Latihan Tempur dan Keamanan Lingkungan
Menhan menjelaskan, prajurit Yonif TP 336/MS mengemban dua fungsi utama, yakni kualifikasi tempur dan teritorial pembangunan. Untuk memenuhi kualifikasi tempur, prajurit diwajibkan terus berlatih menembak, bela diri, dan patroli taktis.
Area perkebunan PTPN disiapkan sebagai daerah latihan patroli bagi satuan tersebut. Selain latihan, Menhan menginstruksikan prajurit melakukan patroli berkendaraan secara rutin di sekitar pangkalan.
Patroli itu ditujukan untuk mewujudkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat di sekitar pangkalan. Menhan juga meminta Yonif TP 336/Merak Sakti aktif mendorong serta membantu menghidupkan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) bersama warga.
Fungsi Teritorial Diarahkan untuk Pembangunan
Selain menjalankan fungsi tempur, Yonif TP 336/Merak Sakti memiliki fungsi teritorial pembangunan. Fungsi tersebut diwujudkan melalui kompi-kompi khusus yang meliputi pertanian, peternakan, konstruksi/zeni, dan kesehatan.
Kompi-kompi itu dibekali peralatan modern dan lahan pendukung. Menhan meminta kemampuan tersebut digunakan untuk mendukung pembangunan sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Kalian disiapkan di kompi pertanian, kompi peternakan, kompi konstruksi/zeni, dan kompi kesehatan. Kalian adalah tentara rakyat, saatnya membalas jasa kepada rakyat dengan memberikan manfaat dalam pembangunan,” kata Sjafrie.
Pemkab Pangandaran Siapkan Sinergi Program
Bupati Pangandaran Citra Pitriyami yang turut hadir dalam kunjungan tersebut mengapresiasi keberadaan Yonif TP 336/Merak Sakti. Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran menyatakan siap menyinergikan berbagai program pembangunan daerah dengan fungsi teritorial Yonif TP.
Sinergi itu terutama diarahkan pada sektor pertanian, peternakan, dan pelayanan kesehatan masyarakat. Dengan demikian, fungsi teritorial satuan dapat berjalan seiring dengan program pembangunan di Kabupaten Pangandaran.
Rangkaian kunjungan kerja Menhan ditutup dengan doa bersama. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan harapan agar seluruh prajurit senantiasa diberi kekuatan, kesehatan, dan keberkahan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
(Biro Infohan Setjen Kemhan)
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.














