Headline.co.id ~ Banten – Latihan Kedokteran Militer Exercise Trident Resolve (XTR) 2026 diisi kegiatan pelayanan kesehatan, edukasi, dan penyerahan bantuan sosial di Posyandu Cenderawasih Site 9, Banten, pada Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut dipimpin Direktur Kesehatan Ditjen Kuathan Kemhan Marsma TNI dr. Mukti Arja Berlian bersama Co-Chair EWG on Military Medicine (MM), Commanding General 18th Medical Command U.S. Army Maj. Gen. Dr. E. Darrin Cox.
Agenda ini menjadi salah satu kegiatan puncak Keketuaan Indonesia dan Amerika Serikat pada EWG on MM sekaligus bagian dari XTR 2026. Pelaksanaannya melibatkan personel medis militer dari sejumlah negara anggota ADMM-Plus, tenaga kesehatan, serta pemerintah daerah setempat untuk memberikan layanan dan edukasi kepada masyarakat.
Pelayanan Kesehatan untuk Balita, Lansia, dan Warga ODGJ
Kolaborasi dalam latihan kedokteran militer XTR 2026 diawali dengan pengarahan teknis operasional. Tim gabungan kemudian bekerja bersama sembilan kader posyandu, lima petugas kesehatan, perwakilan Dinas Sosial, dan perangkat desa dalam rangkaian pelayanan di Posyandu Cenderawasih Site 9.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Pelayanan kesehatan diberikan kepada 25 balita dan 25 lansia. Selain itu, tim melakukan penjangkauan medis terhadap lima warga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).
Kegiatan tersebut juga mencakup sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada 55 anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Edukasi ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan kemanusiaan yang dilaksanakan bersama masyarakat dan unsur pemerintah setempat.
Keterlibatan berbagai unsur dalam kegiatan itu menunjukkan cakupan latihan tidak hanya berfokus pada kerja sama antarpersonel medis militer, tetapi juga pada pelayanan langsung bagi warga di lokasi kegiatan.
Personel Militer dari Negara Anggota ADMM-Plus Terlibat
Kegiatan di Banten tersebut melibatkan puluhan personel medis militer dari Indonesia, Amerika Serikat, Brunei Darussalam, Singapura, Filipina, Timor Leste, Tiongkok, dan negara anggota ADMM-Plus lainnya.
Kolaborasi itu berlangsung bersama tenaga kesehatan serta pemerintah daerah setempat. Dalam rangkaian kegiatan, masing-masing unsur turut mendukung pelayanan, edukasi, dan pemberian bantuan kepada masyarakat.
Keketuaan Indonesia dan Amerika Serikat pada EWG on MM menjadi konteks utama pelaksanaan kegiatan terpadu tersebut. Adapun XTR 2026 menjadi wadah latihan yang memuat kerja sama kedokteran militer sekaligus kegiatan yang memberikan manfaat langsung di tingkat masyarakat.
Bantuan dari Amerika Serikat, Brunei Darussalam, dan Kemhan RI
Dukungan kemanusiaan diperkuat melalui penyerahan bantuan secara simbolis. Delegasi Amerika Serikat menyerahkan sarana berupa meja dan kursi plastik untuk mendukung kebutuhan masyarakat.
Brunei Darussalam memberikan paket PHBS, Al-Qur’an, dan First Aid Kit. Sementara itu, Kementerian Pertahanan Republik Indonesia membagikan 100 paket sembako kepada masyarakat sekitar.
Penyerahan bantuan tersebut melengkapi pelayanan kesehatan dan edukasi yang telah dilakukan tim gabungan. Bantuan diberikan sebagai bagian dari agenda kegiatan di Posyandu Cenderawasih Site 9.
Pelatihan Bantuan Hidup Dasar bagi Guru
Rangkaian latihan kedokteran militer XTR 2026 di Banten dilanjutkan dengan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD). Pelatihan ini diikuti 50 guru SD Belumbang.
Pelatihan BHD ditujukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan para guru dalam menangani kondisi darurat di lingkungan sekolah. Dengan demikian, agenda XTR 2026 tidak hanya mencakup pelayanan kesehatan bagi warga, tetapi juga penguatan pengetahuan dasar penanganan keadaan darurat bagi tenaga pendidik.
Seluruh rangkaian kegiatan tersebut menegaskan peran diplomasi pertahanan ADMM-Plus dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat lokal. Informasi kegiatan disampaikan Biro Infohan Setjen Kemhan.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.














