Headline.co.id ~ Kalimantan Barat – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan pemerintah Jepang memperkuat kerja sama penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat. Penguatan sinergi itu dibahas dalam kunjungan kehormatan delegasi Jepang yang dipimpin Col. Syunzi Nakahara kepada Deputi III Bidang Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Budi Irawan di Lanud Supadio, Kalimantan Barat, Rabu (23/9/2026). Pertemuan tersebut berlangsung di VIP Room Lanud Supadio bersama Danlanud Supadio dan perwakilan dari Kementerian Pertahanan (Kemhan). Kerja sama itu dilakukan untuk mendukung upaya pemadaman karhutla dan penanganan kabut asap di wilayah Kalimantan Barat.
Pertemuan BNPB dan delegasi Jepang menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dalam penanganan bencana, khususnya karhutla. Pemerintah Jepang sebelumnya telah membantu pemerintah Indonesia melalui pasukan militer bela diri Jepang atau Japan Self-Defense Forces (JSDF).
Mayjen TNI Budi Irawan menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Jepang atas dukungan yang diberikan selama hampir dua minggu dalam upaya pemadaman karhutla di Kalimantan Barat.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Saya mewakili pemerintah Republik Indonesia menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Jepang yang hampir dua minggu ini ikut berusaha keras bersama pemerintah Indonesia melakukan pemadaman karhutla di wilayah Kalbar,” kata Mayjen TNI Budi Irawan.
BNPB-Jepang Perkuat Sinergi Penanganan Karhutla
Dalam pertemuan tersebut, BNPB dan delegasi Jepang membahas dukungan terhadap penanganan karhutla di Kalimantan Barat. Kunjungan kehormatan itu juga memperlihatkan kerja sama pemerintah Indonesia dan Jepang dalam misi kemanusiaan untuk mengatasi bencana.
Mayjen TNI Budi Irawan menjelaskan, penanganan karhutla di Kalimantan Barat melibatkan berbagai unsur. Pemerintah Indonesia mengerahkan TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Udara, Polri, serta masyarakat sipil.
Seluruh unsur tersebut dilibatkan untuk berkoordinasi dalam penanganan karhutla dan kabut asap. Koordinasi dilakukan agar bencana karhutla di wilayah Kalimantan Barat dapat diatasi.
Keterlibatan berbagai unsur menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendukung pemadaman karhutla. Dalam pelaksanaannya, pasukan Jepang juga berbaur dengan personel TNI dan Polri yang terlibat di lapangan.
Pasukan Jepang Jalankan Misi Kemanusiaan
Pemerintah Jepang melalui perwakilan JSDF menyampaikan bahwa pasukan militer Jepang yang ditugaskan membantu penanganan karhutla di Kalimantan Barat merasa bangga dan bahagia dapat bekerja bersama pemerintah Indonesia.
Pasukan JSDF disebut berbaur dengan TNI dan Polri dalam melaksanakan pemadaman karhutla. Dukungan itu menjadi bagian dari misi kemanusiaan yang dijalankan Jepang untuk membantu Indonesia menangani kebakaran hutan dan lahan.
“Kami sangat bahagia bisa membantu dan bekerja sama dengan pemerintah Republik Indonesia melakukan misi kemanusiaan dalam memadamkan karhutla di wilayah Kalimantan,” kata perwakilan JSDF.
Penanganan Karhutla Melibatkan Banyak Unsur
BNPB menyatakan penanganan karhutla di Kalimantan Barat tidak hanya dilakukan oleh satu lembaga. TNI dari tiga matra, Polri, masyarakat sipil, serta dukungan pemerintah Jepang terlibat dalam upaya pemadaman.
Pertemuan di Lanud Supadio menegaskan pentingnya sinergi dalam menangani karhutla. Selain membahas dukungan Jepang, pertemuan tersebut juga menjadi sarana untuk memperkuat kerja sama unsur Indonesia dan pasukan JSDF yang menjalankan misi kemanusiaan di wilayah Kalimantan.
Dukungan Jepang diberikan ketika pemerintah Indonesia terus mengoordinasikan penanganan karhutla dan kabut asap di Kalimantan Barat. Sinergi kedua negara diharapkan membantu upaya pemadaman yang dilakukan bersama di wilayah tersebut.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.



















