Headline.co.id, Depok ~ Keluarga jurnalis iNews, Yudistiro Pranoto, berharap temuan terbaru terkait salah satu korban hilang di Selat Sunda membuka peluang pencarian lanjutan. Harapan itu disampaikan Rhodiyah Nasution, istri Yudistiro, di Depok, Rabu (23/9/2026), setelah menerima dukungan langsung dari Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), Fifi Aleyda Yahya. Keluarga berharap proses pencarian dapat memberikan kepastian mengenai keberadaan Yudistiro dan rombongan yang hingga kini masih hilang. Informasi terkait temuan tersebut masih menunggu konfirmasi identitas melalui tes DNA dari pihak keluarga.
Rhodiyah mengatakan, temuan terbaru kembali menumbuhkan harapan setelah pencarian terhadap rombongan dihentikan. Bagi keluarga Yudistiro, informasi yang terverifikasi menjadi penting karena dapat menjadi titik awal untuk melanjutkan upaya pencarian dan memperoleh kepastian bagi keluarga para korban.
Rhodiyah menjelaskan, informasi mengenai temuan tersebut sebenarnya telah diterima keluarga sebelumnya. Namun, identitas korban belum dapat dipastikan karena masih harus melalui proses konfirmasi menggunakan tes DNA dari pihak keluarga.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Informasi awal yang diterima keluarga menyebutkan, hasil konfirmasi diperkirakan membutuhkan waktu sekitar dua pekan. Namun, kepastian mengenai hasil identifikasi akhirnya dapat diperoleh lebih cepat dari perkiraan tersebut.
Rhodiyah berharap perkembangan itu tidak berhenti pada proses identifikasi, tetapi juga mendorong adanya upaya pencarian lanjutan terhadap Yudistiro dan rombongan yang hilang di Selat Sunda.
“Sebagai keluarga, besar sekali harapan kami setelah adanya temuan ini akan ada upaya pencarian lanjutan, agar kami mendapatkan kepastian yang terbaik,” kata Rhodiyah.
Menurut Rhodiyah, keluarga masih menunggu kepastian mengenai keberadaan Yudistiro. Setiap informasi baru menjadi perhatian karena dapat membantu membuka jalan bagi keluarga untuk mendapatkan kabar mengenai para korban.
Dukungan Kemkomdigi untuk Keluarga Yudistiro
Harapan tersebut disampaikan Rhodiyah setelah menerima dukungan langsung dari Fifi Aleyda Yahya di Depok. Rhodiyah menyampaikan apresiasi atas perhatian dan doa yang diberikan pemerintah serta rekan-rekan jurnalis kepada keluarganya.
Ia menilai kehadiran dan dukungan tersebut berarti bagi keluarga yang masih berada dalam situasi penantian dan ketidakpastian. Dukungan itu diberikan ketika keluarga masih menunggu kepastian mengenai keberadaan Yudistiro.
“Alhamdulillah, saya berterima kasih Ibu Fifi sudah datang ke sini, mendoakan kami dan memberikan dukungan secara langsung. Itu sangat berarti buat keluarga kami,” ujar Rhodiyah.
Rhodiyah mengatakan, keluarga tidak dapat berbuat banyak selama proses penantian berlangsung. Setelah pencarian dihentikan, keluarga berupaya menghadapi keadaan tersebut melalui doa dan harapan agar memperoleh kabar baik.
“Kami cuma satu, ikhtiar kami adalah berdoa. Tidak bisa banyak melakukan apa-apa, hanya berdoa dan berharap setiap hari,” ucapnya.
Doa Bersama untuk Yudistiro dan Rombongan
Sebagai bentuk ikhtiar, keluarga juga menjadwalkan doa bersama di kediaman Yudistiro. Doa tersebut ditujukan bukan hanya untuk Yudistiro, melainkan seluruh rombongan yang hilang di Selat Sunda.
Rhodiyah berharap seluruh keluarga korban dapat segera memperoleh kabar terbaik berdasarkan informasi dan proses yang dapat dikonfirmasi.
“Kami ingin mendoakan tidak hanya suami saya, tetapi keseluruhan rombongan yang hilang di Satunda agar segera mendapatkan kabar yang terbaik,” katanya.
Kini, keluarga menaruh harapan pada kemungkinan adanya perkembangan baru dari temuan tersebut. Bagi keluarga Yudistiro dan keluarga korban lainnya, informasi yang telah terverifikasi menjadi bagian penting untuk melanjutkan penantian menuju kepastian.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.
















