Headline.co.id, Jakarta ~ Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan memberikan penghargaan kepada perusahaan angkutan umum dan Unit Pelaksana Uji Berkala Kendaraan Bermotor (UPUBKB) dalam rangka memperingati Hari Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Nasional 2026. Pemberian penghargaan berlangsung di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Selasa (22/9/2026), setelah peringatan Hari Keselamatan LLAJ pada 19 September. Penghargaan diberikan kepada pihak yang dinilai berkomitmen meningkatkan keselamatan transportasi darat melalui penerapan sistem manajemen keselamatan, pengujian kendaraan, inovasi, dan kolaborasi. Langkah ini diarahkan untuk menekan risiko serta fatalitas kecelakaan lalu lintas dan angkutan jalan.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Aan Suhanan mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi bagi para pemangku kepentingan yang berkontribusi membangun ekosistem transportasi darat yang aman, inklusif, dan berkelanjutan.
“Direktorat Perhubungan Darat mencoba memperkuat kolaborasi dan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, karena kita punya peran penting untuk menjamin keselamatan. Momentum Hari Keselamatan LLAJ ini jadi pengingat betapa pentingnya keselamatan, salah satunya melalui pemberian penghargaan ini,” ujar Aan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Menurut Aan, penghargaan tersebut diharapkan memotivasi pelaku transportasi untuk terus berinovasi, memperkuat kolaborasi, dan meningkatkan standar keselamatan.
44 perusahaan ikuti penilaian SMK PAU
Salah satu kategori penghargaan diberikan kepada perusahaan angkutan umum yang dinilai berhasil menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan Perusahaan Angkutan Umum (SMK PAU). Pada penilaian implementasi SMK PAU 2026, terdapat 44 perusahaan yang berpartisipasi.
Peserta tersebut terdiri atas 23 perusahaan angkutan barang dan 21 perusahaan angkutan orang. Dalam kategori angkutan barang, PT Puninar Fueller meraih peringkat pertama. Posisi berikutnya ditempati PT Wiraswasta Gemilang Indonesia dan PT AKR Transportasi Indonesia.
Sementara itu, PT Sinarjaya Megahlanggeng menjadi penerima penghargaan pertama untuk kategori angkutan orang. Peringkat kedua diraih PT Anugerah Karya Utami Gemilang, sedangkan peringkat ketiga diberikan kepada PT Rosalia Indah Transport.
Aan menyebut penerapan SMK PAU menjadi salah satu indikator kepedulian perusahaan terhadap keselamatan operasional angkutan umum.
“Perusahaan angkutan umum yang mengimplementasikan SMK PAU dengan baik artinya peduli dengan keselamatan dan akan mempengaruhi kepercayaan pelanggan,” jelasnya.
UPUBKB dinilai berperan dalam keselamatan kendaraan
Selain perusahaan angkutan umum, Ditjen Perhubungan Darat memberikan penghargaan kepada Dinas Perhubungan Kabupaten/Kota melalui penilaian kinerja UPUBKB. Sebanyak 40 Dinas Perhubungan Kabupaten/Kota berpartisipasi dalam kategori kawasan megapolitan/metropolitan. Adapun 55 Dinas Perhubungan Kabupaten/Kota mengikuti penilaian kategori kawasan perkotaan.
Untuk kategori kawasan megapolitan/metropolitan, UPUBKB Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar meraih penghargaan terbaik pertama. Terbaik kedua diraih UPUBKB Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis, sedangkan terbaik ketiga diberikan kepada UPUBKB Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas.
Pada kategori kawasan perkotaan, UPUBKB Dinas Perhubungan Kota Magelang menjadi terbaik pertama. Posisi kedua diraih UPUBKB Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta dan posisi ketiga ditempati UPUBKB Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Perhubungan Kabupaten Trenggalek.
Ditjen Perhubungan Darat juga memberikan apresiasi dalam kategori UPUBKB Inovatif dan Kolaboratif kepada UPUBKB Dinas Perhubungan Kota Singkawang.
Aan menilai UPUBKB memiliki posisi penting untuk memastikan kendaraan yang beroperasi memenuhi persyaratan keselamatan. Unit tersebut juga dikaitkan dengan rencana penerapan Zero Over Dimension Over Load (ODOL) 2027.
“Keberadaan UPUBKB juga menjadi sangat penting dalam keselamatan, terutama terkait Zero ODOL 2027, karena jadi pintu utama pengawasan kendaraan over dimension over load karena di situlah kendaraan melalui pengujian berkala,” katanya.
Menurut Aan, perkembangan teknologi diharapkan dapat mendukung kinerja unit pengujian kendaraan bermotor sehingga proses pemeriksaan berlangsung lebih efektif.
Penghargaan dikaitkan dengan target Zero ODOL 2027
Aan mengatakan penghargaan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai bentuk apresiasi, tetapi mendorong peningkatan kualitas keselamatan secara berkelanjutan. Ia juga berharap kinerja, upaya, dan inovasi para penerima penghargaan berkontribusi terhadap penciptaan kendaraan yang berkeselamatan serta rencana Zero ODOL 2027.
“Saya ucapkan selamat atas kinerja, upaya, dan inovasinya, saya berharap ini jadi salah satu kontribusi kita menciptakan kendaraan yang berkeselamatan dan terhadap rencana Zero ODOL 2027,” ujar Aan.
Ia menambahkan, keterlibatan perusahaan angkutan umum, pemerintah daerah, UPUBKB, dan pemangku kepentingan lainnya merupakan bagian dari upaya membangun keselamatan transportasi darat.
“Keterlibatan semua pihak dalam kegiatan ini artinya kita sudah berkontribusi dan berinvestasi dalam menciptakan keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan,” pungkasnya.
Apresiasi untuk mitra pelajar pelopor keselamatan
Dalam rangkaian kegiatan yang sama, Ditjen Perhubungan Darat juga memberikan apresiasi kepada mitra kerja dan sponsor Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ Tahun 2026.
Mitra yang menerima apresiasi lain PT Bagong Dekaka Makmur, PT Jasa Raharja, PT Sinar Jaya Megah Langgeng, PT Pembangunan Ancol Tbk, PT Gaya Makmur Mobil, PT Grab Indonesia, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Wiraswasta Gemilang Indonesia, PT Semen Indonesia Logistik (SILOG), PT Najima Ghazi Solusi, PT Transindo Perkasa Prima, Perkumpulan Transportasi Wisata Indonesia (PTWI), PT Subur Jaya Mandiri Bersama, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), dan PT Astra Honda Motor.
Pemberian penghargaan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Keselamatan LLAJ Nasional 2026. Melalui kolaborasi pemerintah, perusahaan angkutan umum, pemerintah daerah, unit pengujian kendaraan, serta mitra lainnya, Ditjen Perhubungan Darat mendorong peningkatan standar keselamatan transportasi darat secara berkelanjutan.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.




















